Tantangan besar visibilitas operasional armada transportasi dan logistik di Indonesia coba diatasi oleh Geotab melalui peluncuran solusi telematika pintar berbasis konsep "Beyond GPS". Platform global ini mengintegrasikan data kendaraan menjadi informasi mendalam untuk mendongkrak efisiensi bisnis para operator armada di tanah air, seperti dilansir dari Otomotif pada Rabu (20/5/2026).
Kebutuhan sistem yang melampaui pelacakan standar memicu kehadiran teknologi baru ini di pasar domestik. Platform telematika terpadu tersebut diperkenalkan dalam sebuah seminar di ajang INAPA Jakarta oleh manajemen perusahaan sebagai jawaban atas tantangan makro yang dihadapi industri logistik.
"Selain fungsi dari GPS itu sendiri untuk track and trace, apalagi sih sebenarnya yang kita bisa dapatkan? Apa lagi yang bisa kita peroleh untuk menyelesaikan tantangan yang dihadapi oleh fleet operators, terutama dalam hal transportasi dan logistik," ujar Alvin Santoso, Business Development Manager Geotab Indonesia.
Perusahaan multinasional asal Kanada ini memanfaatkan keunggulan hardware Geotab GO9 dan platform MyGeotab untuk meminimalkan insiden di jalan raya. Melalui integrasi kecerdasan buatan, sistem mampu mendeteksi langsung perilaku berisiko pengemudi seperti mengantuk atau bermain ponsel saat kendaraan sedang bergerak.
"Biasanya kalau dari sisi safety, GPS tracker itu tidak bisa menjadi pencegah kecelakaan. Tapi dengan all in one video telematics dari Geotab, yang kita lakukan adalah mencoba mencegah terjadinya kecelakaan dengan memberikan feedback langsung kepada driver. Dan itu cukup efektif sekali untuk mengurangi angka terjadinya insiden," kata Alvin Santoso, Business Development Manager Geotab Indonesia.
Sistem penunjang keputusan ini juga memuat model bahasa buatan generatif yang dinamakan Geotab Ace untuk mempercepat penarikan laporan manajemen. Pengelola operasional dapat memanfaatkannya untuk mendapatkan data ad hoc tanpa perlu memilah ratusan dokumen manual secara konvensional.
"Tinggal masukin prom yang detail, Geotab Ace yang tarik datanya langsung dari database yang ada di My Geotab. Jadi ini sangat berguna sekali untuk pull immediate and ad hoc reporting data-data yang perlu diminta secara mendadak," jelas Alvin Santoso, Business Development Manager Geotab Indonesia.
Solusi manajemen perawatan turut disematkan untuk mendeteksi kode kerusakan mesin secara real-time guna mencegah risiko mogok. Melalui pengiriman data terenkripsi yang memenuhi standar validasi FIPS 142-2, teknologi ini juga mengoptimalkan konsumsi bahan bakar dari pemborosan akibat kondisi mesin idling.