Garudayaksa FC memastikan satu tiket promosi otomatis ke kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia setelah menumbangkan Persikad dengan skor 3-1 di Stadion Pakansari, Cibinong, pada Sabtu (2/5/2026). Kemenangan pada pekan ke-27 Grup 1 Championship Liga 2 2025-2026 tersebut sekaligus mengukuhkan posisi mereka sebagai juara grup.
Hasil positif ini menjadi bukti nyata kemampuan pelatih lokal untuk bersaing di level nasional sebagaimana dilaporkan oleh Bola. Pelatih Garudayaksa FC, Widodo C Putro, menekankan pentingnya kerja keras bagi para pelatih dalam negeri guna menghadapi dominasi tenaga pelatih asing.
"Saya selalu berusaha maksimal di mana pun saya bekerja. Untuk teman-rekan pelatih (lokal), mari tetap semangat dan terus memperdalam ilmu," kata Widodo C Putro, Pelatih Garudayaksa FC.
Widodo menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari komitmen untuk menjalani proses secara bertahap dalam karier kepelatihan. Ia menekankan bahwa keberhasilan menembus level tertinggi tidak bisa didapatkan dengan cara instan.
"Bukan berarti saya sok jago, tetapi mungkin kita bisa mulai dari yang bawah dulu, bukan langsung ke tim tinggi," tambah Widodo C Putro, Pelatih Garudayaksa FC.
Mantan penyerang timnas tersebut menyarankan agar para pelatih lokal bersedia menempa diri dari kasta kompetisi terendah. Menurutnya, fondasi yang kuat akan berdampak pada hasil yang diberikan saat menukangi tim di Liga 1 nantinya.
"Bertahan dan berproses dari tim terendah, sehingga nanti bisa memberikan hasil maksimal saat berada di Liga 1," lanjut Widodo C Putro, Pelatih Garudayaksa FC.
Pihaknya juga memberikan apresiasi kepada seluruh elemen klub yang telah bekerja bahu-membahu sepanjang musim ini. Keberhasilan promosi disebut sebagai pencapaian kolektif antara manajemen, pemain, dan staf pelatih.
"Capaian hari ini adalah hasil kerja keras kita semua; manajemen, pemain, dan tim pelatih," tegas Widodo C Putro, Pelatih Garudayaksa FC.
Terkait jalannya laga kontra Persikad, Widodo menyoroti penurunan konsentrasi anak asuhnya sesaat setelah mencetak gol cepat di awal pertandingan. Namun, ia segera melakukan penyesuaian strategi dengan menginstruksikan tekanan tinggi pada paruh kedua laga.
Langkah tersebut terbukti efektif dalam memulihkan kendali permainan tim hingga peluit panjang berbunyi. Meski misi promosi telah tercapai, Garudayaksa FC kini langsung mengalihkan fokus untuk menghadapi laga final perebutan gelar juara Liga 2 melawan jawara Grup B, yang kemungkinan akan mempertemukan mereka dengan PSS Sleman atau Persipura Jayapura.