Garudayaksa FC memiliki kesempatan besar untuk mengambil alih posisi puncak klasemen sementara Championship Liga 2 2025-2026 pada Minggu, 19 April 2026. Momentum ini hadir setelah pesaing terdekat mereka meraih hasil negatif.
Dikutip dari Bola, klub yang dilatih oleh Widodo Cahyono Putro tersebut dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Persiraja Banda Aceh. Pertandingan akan digelar di Stadion H. Dimurthala mulai pukul 20.30 WIB.
Semangat para pemain Garudayaksa FC dilaporkan meningkat pesat setelah mengetahui Adhyaksa FC menelan kekalahan 1-3 dari FC Bekasi City pada Sabtu, 18 April 2026. Hasil itu membuka jalan bagi perubahan di papan atas.
Kemenangan atas Persiraja akan membuat Garudayaksa FC menyalip perolehan poin Adhyaksa FC. Saat ini, Adhyaksa FC memimpin dengan 47 poin, sementara Garudayaksa menempel di posisi kedua dengan 45 poin.
Jika berhasil membawa pulang poin penuh dari Aceh, Garudayaksa FC akan mengoleksi 48 poin. Capaian ini sekaligus mengembalikan mereka ke singgasana Grup 1 yang sempat mereka kuasai hingga pertengahan musim.
Perebutan posisi teratas menjadi sangat krusial bagi setiap tim di babak Championship. Pasalnya, tim yang berhasil finis di peringkat pertama akan mendapatkan tiket promosi otomatis ke Super League musim mendatang.
Widodo Cahyono Putro selaku juru taktik menegaskan bahwa timnya mengincar hasil maksimal dalam kunjungan ke markas Laskar Rencong. Meski begitu, ia tetap menghormati kekuatan lawan yang akan dihadapi.
"Kami datang ke sini tentunya semua tim sama bagi kami. Saya berharap meraih hasik terbaik yaitu kemenangan," ujar Widodo menjelang laga.
Pelatih kawakan tersebut meminta anak asuhnya untuk ekstra waspada, mengingat Persiraja dikenal memiliki produktivitas gol yang cukup tinggi, terutama saat bermain di hadapan pendukung sendiri.
"Kami respek kepada Persiraja, sebab tim ini produktivitasnya tinggi. Dua laga terakhir bisa mencetak lima gol," kata Widodo.
Secara khusus, Widodo menyoroti ancaman yang bisa datang dari lini tengah lawan. Ia menginstruksikan pemain bertahan untuk mempersempit ruang tembak para pemain Persiraja di area sepertiga akhir pertahanan.
"Inilah yang harus kita waspadai siapapun yang masuk dalam sepertiga daerah kami harus kita waspasai, terutama Fitra Ridwan."
"Fitra salah satu kunci kemenangan Persiraja. Dia bisa menguasai bola dan menembak dari jarak jauh bahaya. Tetapi toh semua pemain harus diwaspadai," jelasnya.
Misi Profesional Andik Vermansah
Laga ini juga menjadi momen emosional bagi kapten Garudayaksa FC, Andik Vermansah. Pemain sayap lincah ini tercatat pernah membela Persiraja Banda Aceh selama dua musim, yakni pada periode 2023 hingga 2025.
Meski memiliki kenangan indah bersama publik Aceh, Andik menegaskan komitmennya untuk memberikan yang terbaik bagi klubnya saat ini. Ia bertekad tampil habis-habisan guna mengamankan kemenangan.
"Bisa datang kembali ke Aceh memang menjadi kenangan yang manis, tapi bagaimana pun caranya saya harus professional," ungkap Andik.
Andik menambahkan bahwa kondisi fisik dan mental rekan-rekannya saat ini sedang berada dalam level yang optimal untuk menghadapi tekanan di Stadion H. Dimurthala.
"Kami datang ke sini dalam siap bermain untuk pertandingan nanti. Alhamdulillah kami juga punya motivasi yang tinggi," tandasnya.