Garudayaksa FC Incar Pratama Arhan dan Witan Sulaeman

Garudayaksa FC Incar Pratama Arhan dan Witan Sulaeman
Foto: Ilustrasi Garudayaksa FC Incar Pratama Arhan dan Witan Sulaeman.

Klub promosi Super League, Garudayaksa FC, tengah mempersiapkan gebrakan besar menjelang musim kompetisi 2026/2027. Jawara Championship 2025/2026 tersebut dilaporkan berambisi mendatangkan dua pilar Timnas Indonesia, Pratama Arhan dan Witan Sulaeman.

Kabar ketertarikan terhadap Pratama Arhan pertama kali diembuskan oleh akun @gosball, seperti dikutip dari Suara. Manajemen klub pendatang baru ini dikabarkan sedang melakukan pendekatan intensif untuk memboyong sang bek kiri.

"BREAKING: Pratama Arhan (LB/24th) dikabarkan bakal bergabung dengan klub promosi, Garudayaksa FC. Musim ini Arhan bermain di Thai League," tulis @gosball.

Langkah manajemen Garudayaksa FC untuk merekrut pemain berusia 24 tahun itu dipastikan memerlukan dana transfer. Pasalnya, Pratama Arhan masih terikat kontrak resmi dengan klub kasta tertinggi Liga Thailand, Bangkok United, hingga 31 Mei 2027.

Bersama Bangkok United pada musim ini, bek kiri andalan Indonesia tersebut telah mencatatkan 15 kali penampilan di seluruh kompetisi. Jika proses transfer ini terealisasi, Arhan akan mengakhiri karier abroad yang dijalankannya sejak 2022 di Tokyo Verdy, Suwon FC, hingga Bangkok United.

Rencana transfer Garudayaksa FC menjadi semakin menarik seiring munculnya rumor reuni antara Arhan dan Witan Sulaeman. Informasi dari akun @pemain.keduabelass mengisyaratkan kedua pemain berpeluang besar mengenakan seragam klub yang sama pada musim depan.

"Witan dan Arhan berpeluang untuk bermain di klub yang sama," sambung akun pemain.keduabelass.

Peluang mengamankan jasa Witan Sulaeman terhitung sangat terbuka dan menguntungkan secara finansial bagi klub. Berdasarkan data bursa transfer Transfermarkt, masa kontrak pemain sayap berusia 24 tahun itu bersama Persija Jakarta akan berakhir pada 31 Mei 2026.

Garudayaksa FC dapat memboyong Witan Sulaeman dengan status bebas transfer alias gratis setelah kontraknya kedaluwarsa. Kepindahan ini diharapkan menjadi momentum bagi Witan untuk mengembalikan performa terbaiknya selepas musim yang kurang maksimal di Persija Jakarta.

Sepanjang kompetisi Super League 2025-2026, Witan Sulaeman tercatat hanya mengoleksi satu gol dan empat assist dari 19 pertandingan. Kehadiran kedua bintang ini diharapkan mampu membantu mereka kembali menembus skuad utama Garuda.

Pratama Arhan terakhir kali dipanggil membela tim nasional pada era kepelatihan Shin Tae-yong. Sementara itu, Witan Sulaeman saat ini sedang fokus mengikuti pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia untuk persiapan menghadapi turnamen Piala AFF 2026.

Artikel terkait

Rekomendasi