Garuda Indonesia Berangkatkan 2.255 Jemaah Haji Fase Pertama 2026

Garuda Indonesia Berangkatkan 2.255 Jemaah Haji Fase Pertama 2026
Foto: Ilustrasi Garuda Indonesia Berangkatkan 2.255 Jemaah Haji Fase Pertama 2026.

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi mengoperasikan penerbangan haji fase keberangkatan tahun 2026 M / 1447 H untuk jemaah asal Indonesia pada Rabu, 23 April 2026. Sebanyak 2.255 jemaah kloter pertama dari enam embarkasi diberangkatkan menuju Tanah Suci dalam pembukaan operasional ini.

Penerbangan perdana ini diawali dari Embarkasi Yogyakarta dengan tingkat ketepatan waktu yang mencapai angka sempurna. Berdasarkan data yang dilansir dari Money, operasional awal ini melibatkan keberangkatan dari Jakarta, Solo, Medan, Lombok, dan Ujung Pandang.

"Garuda Indonesia menerbangkan 360 calon jemaah haji dan mencatatkan tingkat ketepatan waktu (on-time performance) 100 persen," kata Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan.

Capaian tersebut dicatatkan pada lima embarkasi utama, yaitu Yogyakarta, Jakarta, Medan, Lombok, dan Ujung Pandang. Penerbangan perdana menggunakan armada Airbus A330-300 dengan nomor GA 6501 yang lepas landas dari Bandara Internasional Yogyakarta pada pukul 23.40 WIB.

ÔÇ£Perjalanan ibadah haji adalah amanah bagi kami, karena itu penting bagi kami untuk memastikan seluruh operasional penerbangan Haji ini berjalan dengan lancar, aman dan nyaman bagi seluruh jemaah hingga tiba kembali di Tanah Air,ÔÇØ papar Glenny.

Secara total, maskapai ini akan melayani 102.502 jemaah haji yang terbagi dalam 278 kelompok terbang dari 10 embarkasi berbeda di seluruh Indonesia. Pihak manajemen memproyeksikan sekitar 18.000 jemaah atau 18 persen dari total merupakan lansia di atas 65 tahun dan jemaah berkebutuhan khusus.

"Garuda Indonesia juga menyiapkan ambulift di embarkasi Jakarta dan Solo, bus jemaah dengan fasilitas toilet, penggunaan garbarata di sejumlah embarkasi, layanan penanganan bagasi khusus, hingga fasilitas buggy car di Bandara Internasional King Abdulaziz," ujarnya.

Penyediaan fasilitas penunjang seperti kursi roda dan bantuan intensif dari 1.085 awak pesawat juga disiapkan guna mendukung kenyamanan. Fase keberangkatan ini dijadwalkan berlangsung bertahap hingga 21 Mei 2026, sementara fase pemulangan akan dilakukan pada Juni 2026.

ÔÇ£Kami terus berkoordinasi secara intensif bersama seluruh pemangku kepentingan di Indonesia dan di Arab Saudi demi memastikan kelancaran aspek operasional, layanan, tata kelola safety, hingga kenyamanan para jemaah dapat terjaga secara optimal,ÔÇØ sebut Glenny.

Artikel terkait

Rekomendasi