Gangguan pasokan listrik melanda kantor Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM di Jakarta Selatan yang sempat menghentikan jalannya konferensi pers realisasi investasi triwulan-I 2026 pada Kamis (23/4/2026) siang. Insiden ini terjadi saat sejumlah pejabat tinggi negara sedang memaparkan data ekonomi nasional.
Acara tersebut dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi Rosan Roeslani, dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti. Dilansir dari Detik Finance, pemadaman terjadi secara tiba-tiba di tengah presentasi berlangsung.
Awalnya, Airlangga Hartarto memberikan sambutan mengenai ketahanan fundamental ekonomi Indonesia, disusul oleh Rosan Roeslani yang memaparkan capaian investasi. Namun, lampu mendadak padam ketika Amalia Adininggar Widyasanti mulai menjelaskan implementasi Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.
Kondisi gelap dan hening sempat menyelimuti ruangan selama beberapa detik sebelum akhirnya pasokan listrik kembali normal. Pihak PLN mengonfirmasi bahwa gangguan ini terjadi akibat masalah pada suplai listrik yang kemudian ditangani melalui proses pemulihan sistem kelistrikan secara bertahap.
"Secara bertahap, proses penormalan pasokan listrik dilakukan PLN baik di sistem kontrol maupun di lapangan, sejak awal terjadi gangguan. Tim teknis kami saat ini sedang melakukan penanganan intensif untuk memulihkan keseluruhan sistem kelistrikan," ujar Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya Haris Andika.
Selain melakukan penanganan di lapangan, tim teknis juga sedang melakukan penelusuran mendalam untuk menemukan penyebab utama dari kegagalan suplai tersebut. Pemulihan dilakukan baik melalui sistem kontrol jarak jauh maupun intervensi fisik oleh petugas teknis.