GAC Indonesia Tinjau Fasilitas Manufaktur dan Teknologi di China

GAC Indonesia Tinjau Fasilitas Manufaktur dan Teknologi di China
Foto: Ilustrasi GAC Indonesia Tinjau Fasilitas Manufaktur dan Teknologi di China.

GAC Indonesia memboyong sejumlah media nasional untuk meninjau langsung berbagai fasilitas utama milik GAC di Guangzhou, China, guna mempelajari kapabilitas manufaktur dan inovasi teknologi otomotif global. Kunjungan yang berlangsung pada Selasa (21/4/2026) ini meliputi pusat riset teknologi serta pabrik perakitan kendaraan konvensional maupun listrik.

Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Beijing Auto Show 2026 sebagaimana dilansir dari Kompas.com. Peninjauan mencakup GAC Technology Museum untuk melihat perkembangan teknologi, GAC Trumpchi Factory yang memfokuskan pada basis manufaktur terintegrasi, serta GAC Aion Factory sebagai pusat produksi kendaraan ramah lingkungan.

Product Planning and Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman menjelaskan bahwa di museum tersebut para pengunjung dapat melihat secara detail mengenai evolusi perusahaan serta berbagai inovasi unggulan. Fokus utama pengembangan meliputi aspek keamanan pada komponen inti kendaraan masa depan.

"Kunjungan ini memberikan gambaran menyeluruh mengenai bagaimana GAC mengembangkan teknologi kendaraan, mulai dari aspek keselamatan baterai, sistem cerdas, hingga kesiapan implementasinya dalam produk," kata Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.

Pihak perusahaan menyoroti penemuan Magazine Battery Technology yang mengombinasikan struktur tahan panas dengan sistem pendingin canggih. Teknologi ini diperbarui melalui versi 2.0 yang memiliki fitur pemadam api mandiri guna menekan risiko kegagalan termal. GAC juga memamerkan ekosistem pintar ADiGO yang mencakup fitur parkir cerdas hingga kemudi otonom.

"Hal ini penting untuk memastikan teknologi yang dihadirkan relevan dengan kebutuhan pasar Indonesia," ujar Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.

Fasilitas GAC Trumpchi di Selatan Guangzhou menerapkan otomatisasi tinggi pada lini pengepresan dan pengelasan berbasis visi mesin untuk memproduksi kendaraan berbasis bensin serta hibrida. Selain itu, pengembangan sistem hybrid dual-motor multi-gear turut menjadi pilar utama dalam strategi elektrifikasi perusahaan tersebut.

Sementara itu, pabrik GAC Aion difokuskan untuk memproduksi merek Aion dan Hyptec dengan teknologi smart manufacturing. Di lokasi ini, rombongan mengamati pengembangan baterai padat atau solid-state battery yang diproyeksikan memiliki kepadatan energi lebih tinggi serta tingkat keamanan yang jauh lebih baik dibandingkan teknologi konvensional.

"Kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya kami untuk mempercepat pemahaman terhadap teknologi global GAC serta memastikan kesiapan produk yang akan dihadirkan di Indonesia ke depan," kata Iqbal Taufiqurrahman, Product Planning and Strategy GAC Indonesia.

Langkah peninjauan fasilitas global ini diharapkan dapat memperkuat basis pengetahuan teknis sebelum implementasi produk lebih lanjut bagi konsumen di tanah air.

Artikel terkait

Rekomendasi