PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) resmi memperkuat penetrasi di industri cold chain melalui penyediaan unit Canter FE 74 dan FE 74 Long pada pameran GIICOMVEC, Kamis (9/4/2026). Langkah ini bertujuan mendukung distribusi logistik berpendingin yang kian meningkat di Indonesia.
Dilansir dari Detik Oto, Sales & Marketing Director PT KTB, Aji Jaya, menjelaskan bahwa kedua model Canter tersebut menjadi andalan karena fleksibilitasnya untuk dikonversi menjadi boks pendingin. Kebutuhan kendaraan yang andal menjadi prioritas dalam menjaga kualitas komoditas sensitif suhu.
"Industri ini membutuhkan kendaraan yang andal dan fleksibel," kata Aji Jaya, Sales & Marketing Director PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors. Pihaknya juga tengah menyiapkan layanan khusus di bengkel resmi untuk penanganan sistem pendingin secara terintegrasi.
Fuso turut menyematkan fitur digital pemantau real-time guna mengawasi suhu muatan serta kondisi kendaraan selama perjalanan. Aji menekankan bahwa stabilitas suhu sangat krusial karena perubahan kecil dapat merusak kualitas produk yang dibawa.
Dukungan operasional bagi pelaku usaha cold chain ini diperkuat dengan sebaran 225 titik layanan purna jual di seluruh wilayah Indonesia. Infrastruktur ini disiapkan untuk menjamin kelancaran distribusi pangan dan farmasi yang memerlukan penanganan khusus.
Direktur Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, Risal Wasal, menyebut potensi sektor ini sangat besar seiring tren frozen food dan cloud kitchen. Luasnya wilayah Indonesia menjadi faktor pendorong utama pertumbuhan logistik rantai dingin.
Pemerintah mencatat adanya titik ekonomi baru yang membutuhkan dukungan sistem ini, termasuk 204 kawasan industri dan 59 Kawasan Swasembada Pangan. Risal menegaskan tantangan ke depan adalah pemenuhan standar angkutan yang ditetapkan guna menjaga integritas sistem logistik nasional.