Bek sayap Fiorentina, Robin Gosens, memberikan pandangannya sesaat setelah peluit panjang dibunyikan dalam laga sengit melawan Atalanta di Stadion Artemio Franchi. Pertandingan yang mempertemukan La Viola dengan mantan klub Gosens tersebut berjalan dengan intensitas tinggi sepanjang 90 menit.
Dalam laga pekan ke-38 Serie A musim 2025/2026 ini, dilansir dari Media Indonesia, Fiorentina harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1. Tuan rumah unggul terlebih dahulu lewat gol Roberto Piccoli pada menit ke-38, sebelum akhirnya Atalanta menyamakan kedudukan akibat gol bunuh diri Pietro Comuzzo di menit ke-81.
Berbicara dalam interviu pascapertandingan di saluran resmi klub, Gosens mengungkapkan evaluasinya mengenai jalannya laga serta bagaimana timnya merespons tekanan dari Atalanta, klub yang pernah ia bela dan melambungkan namanya di kompetisi tertinggi Italia.
"Robin Gosens berbicara di akhir laga Fiorentina-Atalanta,"Sebagai salah satu pemain pilar yang tampil sejak menit awal di sektor kiri pertahanan, Gosens ditarik keluar pelatih Paolo Vanoli pada menit ke-75 untuk digantikan Luís Balbo. Selama berada di lapangan, pemain asal Jerman tersebut mencatatkan performa disiplin dengan akurasi operan mencapai 35 umpan sukses serta membantu lini pertahanan meredam agresivitas serangan tim tamu.
Hasil imbang ini sekaligus menjadi laga penutup yang krusial bagi kedua tim dalam persaingan ketat di papan klasemen Serie A menjelang akhir musim. Bagi Fiorentina, kegagalan mengamankan tiga poin di kandang sendiri menjadi evaluasi penting, terutama setelah mendominasi sebagian besar jalannya pertandingan sebelum gol penyama kedudukan terjadi di sepuluh menit terakhir laga.
Gosens menegaskan bahwa fokus tim kini langsung dialihkan untuk mempersiapkan langkah-langkah ke depan demi performa yang lebih konsisten di musim mendatang.
Di sisi lain, pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, blak-blakan soal masa depannya usai laga kontra Atalanta. Ia menuntut proyek ambisius dari manajemen klub dan enggan bertahan hanya karena balas budi.
"Saya Ingin Klub Level Tinggi, Bukan Bertahan karena Balas Budi"Sebelum pertandingan penutup ini, Fiorentina sempat mengamankan posisi dari ancaman degradasi berkat hasil imbang 0-0 melawan Genoa di pekan ke-36 Serie A, meskipun performa tersebut sempat menuai cemoohan dari para pendukungnya sendiri.