Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi memperluas hukuman larangan bertanding bagi pemain Benfica, Gianluca Prestianni, ke tingkat global pada Rabu (6/5/2026). Keputusan ini diambil menyusul tindakan rasialis yang dilakukan pemain asal Argentina tersebut terhadap penggawa Real Madrid, Vinicius Junior.
Dilansir dari Bola, sanksi awal yang dijatuhkan UEFA sebanyak enam pertandingan kini berlaku di seluruh kompetisi di bawah naungan FIFA. Perluasan hukuman ini berdampak langsung pada ketersediaan Prestianni untuk membela Timnas Argentina dalam ajang internasional kompetitif.
Langkah tegas otoritas sepak bola dunia ini dipicu oleh insiden pada babak playoff Liga Champions Februari lalu. Prestianni dituduh melontarkan hinaan rasial saat Benfica menghadapi Real Madrid, yang berakhir dengan kekalahan klub asal Portugal tersebut melalui skor tipis 0-1.
"Sesuai pasal 70 Kode Disiplin FIFA, komite disiplin FIFA memutuskan untuk memperluas hukuman larangan 6 pertandingan yang dijatuhkan UEFA kepada pemain Benfica, Gianluca Prestianni agar berlaku secara global," bunyi juru bicara FIFA, Rabu (6/5/2026).
Berdasarkan rincian sanksi, hukuman ini mencakup kompetisi antarklub UEFA dan pertandingan internasional resmi. Kendati demikian, larangan tersebut tidak berlaku untuk laga persahabatan maupun kompetisi domestik yang diikuti oleh pemain berusia 20 tahun tersebut.
Hukuman total enam laga tersebut mencakup tiga pertandingan yang ditangguhkan selama masa percobaan. Prestianni tercatat telah menjalani satu laga hukuman saat absen pada pertandingan leg kedua playoff Liga Champions melawan Los Blancos beberapa waktu lalu.
Dampak dari perluasan sanksi ini membuat Prestianni terancam tidak bisa memperkuat Albiceleste dalam dua laga awal fase grup Piala Dunia 2026. Argentina dijadwalkan akan memulai turnamen dengan menghadapi Aljazair di Grup J pada 17 Juni, disusul laga melawan Austria dan Yordania.
Posisi Prestianni di tim nasional sendiri belum dipastikan aman untuk masuk ke dalam skuad final. Sejak debutnya sebagai pemain pengganti saat melawan Angola pada November lalu, ia baru mengantongi satu penampilan bersama tim senior Argentina.