Presiden FIFA Pastikan Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026

Presiden FIFA Pastikan Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi Presiden FIFA Pastikan Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia 2026.

Presiden FIFA Gianni Infantino menegaskan komitmen Tim Nasional Iran untuk tetap berpartisipasi dalam ajang Piala Dunia 2026 pada Rabu (15/4/2026). Kepastian ini muncul di tengah kekhawatiran publik atas ketegangan diplomatik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel terkait penutupan Selat Hormuz.

Spekulasi mengenai mundurnya Iran sempat menguat karena seluruh laga fase grup mereka dijadwalkan berlangsung di wilayah Amerika Serikat. Sebagaimana dilansir dari Detik Sport, FIFA sebelumnya telah menolak permohonan Pemerintah Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan mereka ke Meksiko.

Infantino memberikan jaminan tersebut setelah dirinya melakukan kunjungan langsung ke pusat pelatihan tim Iran di Antalya, Turki, pada periode jeda internasional bulan lalu. Ia memastikan bahwa skuad asuhan tersebut memiliki keinginan kuat untuk berlaga meski situasi politik sedang memanas.

"Timnas Iran pasti main di Piala Dunia," ujar Infantino seperti dilansir ESPN.

Pernyataan tersebut dimaksudkan untuk menepis wacana penggantian posisi Iran oleh negara Asia lain, termasuk Indonesia, jika negara tersebut memutuskan absen. Infantino menekankan bahwa hak Iran untuk bertanding didasarkan pada keberhasilan mereka melewati proses kualifikasi secara sportif.

"Tentu saja kami berharap situasinya nanti akan tenang-tenang saja, itu akan sangat membantu. Tapi tentu saja Iran akan datang. Mereka mewakili rakyat mereka. Mereka sudah lolos. Para pemain ingin bermain," sambung Infantino.

Pimpinan organisasi sepak bola dunia tersebut juga memberikan catatan mengenai hasil pertemuannya dengan para penggawa Iran di Turki. Menurutnya, antusiasme para pemain tetap tinggi di tengah bayang-bayang konflik yang melibatkan negara mereka dengan pihak tuan rumah penyelenggara.

"Saya bertemu mereka dua pekan lalu ketika lagi pemusatan latihan di Antalya. Dan mereka sangat ingin bermain. Mereka harus bermain - olahraga harus dilepaskan dari politik," kata Infantino.

Gianni Infantino mengakui adanya realitas politik yang kompleks dalam penyelenggaraan turnamen kali ini. Namun, ia tetap mengedepankan misi untuk menjaga soliditas antarnegara melalui jalur olahraga profesional.

"Memang kita tinggal di planet Bumi, bukan bulan. Tapi, kami sedang coba membangun hubungan yang baik dan membuat mereka tetap solid," pungkas Infantino.

Berdasarkan jadwal resmi, Iran akan memulai kampanye mereka di Grup Piala Dunia 2026 menghadapi Selandia Baru di Sofi Stadium, Inglewood, pada 15 Juni. Selanjutnya, mereka dijadwalkan melawan Belgia pada 21 Juni di lokasi yang sama sebelum bertolak ke Seattle untuk menghadapi Mesir pada 26 Juni.

Artikel terkait

Rekomendasi