FIFA Optimistis Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026

FIFA Optimistis Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026
Foto: Ilustrasi FIFA Optimistis Iran Tetap Tampil di Piala Dunia 2026.

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menyatakan optimisme bahwa tim nasional Iran dapat berpartisipasi dalam Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat (AS). Pernyataan ini muncul di tengah ketidakpastian akibat ketegangan diplomatik antara kedua negara yang telah berlangsung selama tiga bulan terakhir, dilansir dari Internasional.

Langkah antisipasi dilakukan melalui pertemuan konstruktif antara Sekretaris Jenderal FIFA Mattias Grafstrom dan kepala Federasi Sepak Bola Iran (FFIRI) di Istanbul pada Sabtu (16/5/2026). Pertemuan ini digelar guna membahas kelanjutan partisipasi Iran menjelang turnamen yang akan bergulir bulan depan.

Grafstrom mengonfirmasi keyakinannya setelah berdialog langsung dengan Presiden FFIRI Mehdi Taj mengenai persiapan operasional tim.

"Kami telah mengadakan pertemuan yang sangat baik dan konstruktif bersama dengan Federasi Sepak Bola Iran," kata Sekjen FIFA Mattias Grafstrom.

Dialog intensif terus berjalan guna memastikan kesiapan logistik perwakilan Asia tersebut di turnamen akbar itu.

"Kami bekerja sama erat dan sangat menantikan untuk menyambut mereka di Piala Dunia FIFA," kata Mattias Grafstrom.

Kendati demikian, perbincangan utama dalam agenda tersebut fokus pada aspek operasional tanpa merinci secara spesifik mengenai regulasi visa pemain.

"Kami telah membahas semua hal yang relevan, tetapi saya pikir ini bukan tempatnya untuk membahas detailnya," kata Mattias Grafstrom.

Otoritas sepak bola tertinggi dunia ini berharap komunikasi yang terjalin dapat terus membuahkan hasil positif bagi semua pihak.

"Secara keseluruhan, pertemuan yang sangat positif dan kami berharap dapat melanjutkan dialog," kata Mattias Grafstrom.

Di sisi lain, pihak otoritas sepak bola Iran juga menyambut baik hasil diskusi dan solusi yang ditawarkan oleh organisasi sepak bola dunia tersebut.

"Saya senang mereka mendengarkan poin-poin Iran, kesepuluh poin yang telah kami sampaikan, dan mereka menawarkan solusi untuk masing-masing poin tersebut. Saya berharap, insya Allah, tim nasional kita dapat berangkat ke Piala Dunia tanpa masalah dan meraih hasil yang sangat baik di sana," kata Presiden FFIRI Mehdi Taj.

Hambatan administratif sempat muncul karena rekam jejak Mehdi Taj di Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang dikategorikan sebagai entitas teroris oleh AS dan Kanada. Akibat status tersebut, pria berusia 66 tahun itu sebelumnya dilarang menghadiri Kongres FIFA di Vancouver pada awal bulan ini.

Permintaan Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan grup mereka ke Meksiko juga telah ditolak oleh Presiden FIFA Gianni Infantino. Berdasarkan jadwal, Iran tetap akan melakoni laga Grup G melawan Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni 2026, diikuti laga kontra Belgia, dan diakhiri melawan Mesir di Seattle pada 26 Juni 2026.

Skuad Iran dijadwalkan bertolak dari Teheran menuju pemusatan latihan di Turki pada hari Senin. Tim nasional Iran kemudian direncanakan terbang menuju markas mereka di Kompleks Olahraga Kino, Tucson, Arizona pada awal Juni.

Artikel terkait

Rekomendasi