Presiden FIFA Gianni Infantino memastikan tim nasional Iran tetap berpartisipasi dan bertanding di Amerika Serikat dalam ajang Piala Dunia 2026 pada 15 Juni mendatang. Langkah ini diambil guna menjaga kesatuan ekosistem sepak bola global di tengah isu birokrasi yang sempat menghambat delegasi mereka.
Kepastian keikutsertaan Iran ini muncul sebagai respons atas kendala visa yang dialami delegasi negara tersebut saat hendak menghadiri Kongres FIFA di Kanada. Dilansir dari Suara, otoritas Kanada sebelumnya sempat tidak mengizinkan masuk sejumlah perwakilan Iran karena alasan teknis imigrasi.
ÔÇ£Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026, dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat,ÔÇØ ujar Infantino, Presiden FIFA.
Penegasan tersebut disampaikan dalam pidato pembukaan Kongres FIFA guna meredam spekulasi mengenai status keanggotaan Iran. Infantino menekankan peran federasi internasional dalam menjembatani perbedaan antarnegara melalui olahraga.
ÔÇ£Alasannya sangat sederhana, kita harus bersatu. Kita harus menyatukan orang-orang. Itu adalah tanggung jawab saya," imbuh Infantino, Presiden FIFA.
Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand, menjelaskan bahwa penolakan terhadap delegasi tersebut merupakan hal yang tidak disengaja. Meski FIFA telah meminta kehadiran fisik perwakilan Iran, delegasi tersebut akhirnya tercatat tidak hadir setelah satu anggotanya ditolak masuk oleh pihak imigrasi.
Dukungan terhadap keberadaan Iran di turnamen tersebut juga datang dari pemerintah negara tuan rumah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan secara terbuka mengenai posisi pemerintahannya terhadap partisipasi tim asal Timur Tengah tersebut.
"Tentu saja Iran akan berpartisipasi di Piala Dunia FIFA 2026, dan tentu saja Iran akan bermain di Amerika Serikat," kata Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Trump sebelumnya telah menyampaikan bahwa Iran dipersilakan untuk berkompetisi di wilayah Amerika Serikat. Namun, ia juga memberikan catatan mengenai aspek keamanan bagi tim tersebut selama berlangsungnya kompetisi.
ÔÇ£Alasannya sangat sederhana, kita harus bersatu. Kita harus menyatukan orang-orang. Itu adalah tanggung jawab saya," tutur Donald Trump, Presiden Amerika Serikat.
Iran tergabung dalam Grup G dan dijadwalkan melakoni laga perdana melawan Selandia Baru di SoFi Stadium, California. Setelah itu, tim nasional Iran akan bertolak ke Seattle untuk menghadapi Mesir sebelum kembali ke Inglewood untuk melawan Belgia.