Penjaga gawang muda Manchester United Senne Lammens mendapatkan apresiasi tinggi atas performa solidnya sepanjang musim 2025/2026. Dilansir dari Suara, kiper berusia 23 tahun tersebut menjadi pilihan utama tim sejak menjalani debut melawan Sunderland pada awal Oktober 2025 lalu.
Pemain yang didatangkan dari Antwerp pada hari terakhir bursa transfer musim panas tersebut telah mencatatkan 30 penampilan bersama Setan Merah. Lammens kembali menunjukkan kelasnya saat membantu Manchester United meraih hasil imbang tanpa gol melawan Sunderland di Stadium of Light akhir pekan lalu.
Dalam laga tersebut, Lammens melakukan penyelamatan krusial saat berhadapan satu lawan satu dengan Noah Sadiki di menit awal. Ia juga berhasil menggagalkan peluang emas yang didapatkan oleh penyerang Sunderland, Brian Brobbey, pada babak kedua.
Rio Ferdinand, legenda Manchester United, memberikan penilaian khusus terhadap kontribusi dan ketenangan yang ditunjukkan oleh Lammens di lapangan. Melalui siniar Rio Ferdinand Presents, mantan bek timnas Inggris tersebut menyoroti dampak besar sang kiper muda bagi tim.
"Ketenangan yang dia bawa, jumlah penyelamatan yang dia lakukan, serta dampak besar yang dia berikan untuk tim ini benar-benar sulit diukur," kata Ferdinand, Legenda Manchester United.
Ferdinand menambahkan bahwa usia Lammens yang masih sangat muda memberikan potensi besar bagi pengembangan kariernya di masa depan. Kematangan mental menjadi poin utama yang membuat sang legenda terkesan dengan perkembangan kiper asal Belgia tersebut.
"Dia tampil luar biasa dan masih muda. Itu yang saya suka darinya, dia masih muda, masih akan mendapatkan lebih banyak pengalaman dan dia hanya akan semakin baik mulai sekarang," imbuh Ferdinand.
Ferdinand meyakini bahwa karakter Lammens sangat stabil dalam menghadapi berbagai tekanan di setiap pertandingan. Baginya, Lammens memiliki profil yang tepat untuk mengawal gawang Setan Merah dalam jangka waktu panjang.
"Saya rasa tidak peduli apakah dia bermain bagus atau buruk, dia akan tetap sama, sangat tenang dan tidak mudah terpancing dalam situasi apa pun," ujar Ferdinand.
Penilaian tersebut didasari pada fondasi permainan yang sudah ditunjukkan Lammens sepanjang musim ini. Ferdinand memprediksi posisi kiper utama Manchester United akan tetap menjadi milik Lammens untuk satu dekade mendatang.
"Saya pikir dia bisa menjadi kiper Manchester United untuk 10 tahun ke depan, dia akan menjadi nomor satu. Dia punya fondasi yang sangat bagus untuk terus berkembang dari apa yang sudah dia tunjukkan musim ini," lanjut Ferdinand.
Mengenai hasil imbang tanpa gol melawan Sunderland, Ferdinand memberikan pembelaan terhadap performa tim secara keseluruhan. Meski Manchester United kesulitan menciptakan peluang, ia menilai Sunderland merupakan lawan yang tangguh saat bermain di kandang.
"Kita tidak bisa mengharapkan kesempurnaan di setiap pertandingan. Sunderland sudah menyulitkan banyak tim di Stadium of Light sepanjang musim ini, itu fakta," ungkap Ferdinand.
Manchester United sendiri hampir memenangkan laga melalui upaya Matheus Cunha di menit akhir, namun berhasil diamankan kiper lawan. Ferdinand menekankan bahwa hasil tersebut harus dilihat secara realistis berdasarkan kekuatan lawan saat ini.
"Jadi berharap kami datang ke sana lalu menghancurkan mereka dengan mudah menurut saya tidak menghormati Sunderland. Selain itu, ekspektasi terhadap Manchester United juga terlalu tinggi jika melihat posisi kami saat ini," tutur Ferdinand.