Bek tengah Timnas Indonesia, Mees Hilgers, resmi bertahan di FC Twente setelah kontraknya diperpanjang secara otomatis hingga pertengahan tahun 2027 mendatang. Kepastian ini terjadi akibat kelalaian pihak agen yang melewatkan tenggat waktu administratif pemutusan kerja sama sesuai regulasi sepak bola profesional Belanda pada Rabu (27/5/2026), sebagaimana dilansir dari Suara.
Manajemen klub asal Enschede tersebut menjelaskan bahwa administrasi perpanjangan berjalan sesuai aturan CAO pemain sepak bola profesional. FC Twente tidak melakukan pembatalan kontrak sebelum batas waktu 1 April, sementara Hilgers juga melewati tenggat pengajuan pemutusan kontrak pada 16 Mei.
"Kontrak Mees Hilgers di FC Twente otomatis diperpanjang satu musim," tulis pernyataan resmi klub.
Pihak manajemen kemudian mengonfirmasi detail regulasi yang mengikat pemain bertahan berusia 25 tahun tersebut untuk tetap berada di Belanda.
"FC Twente ingin melanjutkan kerja sama dengan bek tengah tersebut dan karena Mees juga tidak membatalkan kontraknya sebelum 16 Mei, maka sesuai aturan CAO pemain sepak bola profesional, kontraknya kini berlaku hingga pertengahan 2027," sambung manajemen FC Twente.
Situasi internal mengenai perpanjangan kontrak yang tidak direncanakan ini kemudian diungkapkan oleh pengamat sepak bola Belanda, Paul Lassche. Ia menyebutkan bahwa durasi kontrak baru ini murni muncul karena ketidakpahaman pihak agen terhadap aturan yang berlaku.
"Mees Hilgers tidak sengaja tidak membatalkan kontraknya. Mereka lupa. Agen-agennya tidak memahami aturan CAO," ujar Paul Lassche.
Sebelum kekeliruan administratif ini mencuat, Hilgers sempat diisukan akan meninggalkan FC Twente dan hampir bergabung dengan klub Ligue 1 Prancis, Stade Brestois 29, pada bursa transfer musim panas 2025. Saat ini, pemain dengan nilai pasar empat juta euro tersebut dilaporkan tengah memulihkan kondisi fisiknya dan sudah mulai kembali ke lapangan latihan secara terpisah dari skuad utama.