Gelombang protes besar melanda Anfield setelah jutaan pendukung Liverpool secara terang-terangan menunjukkan ketidakpuasan mereka terhadap kinerja manajer Arne Slot. Dilansir dari Detik Sport, sebuah gerakan massa dalam bentuk petisi daring kini menuntut agar pelatih berkebangsaan Belanda tersebut segera dilepas dari jabatannya.
Kekecewaan para pendukung ini dipicu oleh keterpurukan Liverpool sepanjang musim ini. Meski berstatus sebagai juara bertahan Liga Inggris, klub berjuluk The Reds itu dipastikan gagal meraih trofi dan saat ini hanya berupaya mengamankan posisi untuk kompetisi Liga Champions musim depan.
Arne Slot dituding menjadi penyebab utama merosotnya prestasi tim karena dianggap tidak mampu mengangkat performa skuad. Padahal, manajemen klub telah menggelontorkan dana besar untuk mendatangkan banyak pemain baru pada bursa transfer awal musim lalu.
Puncak kemarahan publik Anfield pecah saat Liverpool hanya mampu bermain imbang di kandang sendiri ketika menjamu Chelsea pada akhir pekan lalu. Para pemain, termasuk Cody Gakpo, mendapatkan sorakan cemooh dari penonton saat meninggalkan lapangan setelah laga berakhir.
Situasi ini memicu munculnya petisi bertajuk 'Arne Slot Out' yang dengan cepat menjadi viral di berbagai platform media sosial. Hingga saat ini, tercatat lebih dari satu juta orang telah membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan atas perubahan di kursi kepelatihan.
"Para penggemar Liverpool, sampaikan suara Anda. Jika Anda percaya perubahan diperlukan - tandatangani petisi ini."
Meskipun mendapatkan tekanan hebat dan kritik tajam dari basis massa pendukung, mantan pelatih Feyenoord itu memilih untuk menanggapi situasi dengan tenang. Ia menyatakan optimisme bahwa dirinya masih mampu memperbaiki keadaan klub pada masa mendatang.
"Saya yakin bisa. Kalau kami menjalani musim panas sesuai rencana, saya 100 persen yakin Liverpool akan menjadi tim yang berbeda musim depan," kata Slot usai laga Liverpool vs Chelsea.