Tim Indonesia Siapkan Duet Fajar/Joaquin Hadapi Thailand di Piala Thomas 2026

Tim Indonesia Siapkan Duet Fajar/Joaquin Hadapi Thailand di Piala Thomas 2026
Foto: Ilustrasi Tim Indonesia Siapkan Duet Fajar/Joaquin Hadapi Thailand di Piala Thomas 2026.

Tim bulu tangkis Indonesia bersiap melakoni laga menentukan melawan Thailand dalam lanjutan Grup D Piala Thomas 2026. Pertandingan ini dijadwalkan berlangsung di Horsens Forum, Denmark, pada Minggu (26/4/2026) mulai pukul 13.30 WIB.

Kemenangan telak 5-0 atas Aljazair pada laga sebelumnya menjadi modal berharga bagi Jonatan Christie dan kawan-kawan. Hasil tersebut meningkatkan kepercayaan diri tim untuk menghadapi kekuatan Thailand yang tampil mengejutkan di fase grup.

Thailand sendiri datang dengan catatan impresif setelah mengalahkan Perancis dengan skor 4-1. Padahal, tim asal Eropa tersebut lebih diunggulkan sebelum pertandingan dimulai, sebagaimana dilansir dari Kompas.

Saat ini, Indonesia dan Thailand sama-sama menduduki posisi puncak klasemen sementara Grup D berkat kemenangan pada partai perdana. Tim Negeri Gajah Putih terbukti tetap tangguh meski mengandalkan banyak pemain muda yang kurang diperhitungkan sebelumnya.

Kekuatan utama Thailand terlihat pada sosok Kunlavut Vitidsarn yang menempati peringkat dua dunia di sektor tunggal putra. Selain itu, Panitchaphon Teeraratsakul sukses menunjukkan performa gemilang setelah mengalahkan Alex Lanier dari Perancis.

Sektor ganda putra Thailand juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Pasangan Oupthong/Puavaranukroh dan duet Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul berhasil menyapu bersih kemenangan pada laga pertama mereka.

Menghadapi tantangan tersebut, Indonesia telah merilis daftar pemain yang akan diturunkan. Kejutan besar terlihat pada komposisi ganda kedua di partai keempat, di mana tim pelatih memutuskan untuk meracik pasangan baru.

Fajar Alfian akan diduetkan dengan pemain junior, Nikolaus Joaquin. Pasangan dadakan ini disiapkan secara khusus untuk meladeni permainan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul.

Pelatih ganda putra PBSI, Antonius Budi Ariantho, menjelaskan bahwa pemilihan susunan pemain ini didasarkan pada kesiapan fisik terakhir para atlet. Keputusan merombak pasangan dilakukan demi strategi terbaik di lapangan.

"Kami menurunkan pemain yang berada dalam kondisi paling siap untuk menghadapi Thailand," kata Antonius dalam keterangan tertulis PBSI.

Faktor kebugaran menjadi alasan utama di balik munculnya duet Fajar/Joaquin. Muhammad Shohibul Fikri dilaporkan tidak berada dalam kondisi prima untuk bertanding pada laga kali ini.

"Mengingat kondisi Fikri yang saat ini kurang fit, kami memutuskan untuk memasangkan Fajar dengan Joaquin sebagai ganda kedua," jelasnya.

Fajar Alfian dipilih karena gaya permainannya dinilai sangat kompatibel dengan karakteristik laju shuttlecock yang cepat di venue Piala Thomas 2026. Pengalaman Fajar diharapkan mampu membimbing Joaquin yang masih junior.

"Dari segi pengalaman dan jam terbang, kami meyakini bahwa Fajar mampu membantu Joaquin untuk tampil secara optimal, terutama apabila pertandingan menjadi penentu kemenangan."

Antonius juga menegaskan bahwa skema pergantian pasangan seperti ini sudah sering diuji coba dalam program pelatihan nasional. Tim pelatih optimistis adaptasi keduanya tidak akan menemui kendala berarti.

"Pergantian pasangan seperti ini bukan hal baru bagi kami. Kami telah cukup sering melakukannya dalam sesi latihan sehari-hari," ujar Antonius.

Artikel terkait

Rekomendasi