Perusahaan tekstil Evershine Group berhasil menekan biaya operasional pengiriman barang hingga 50 persen melalui pemanfaatan armada truk listrik ramah lingkungan di Jakarta pada Rabu (20/6/2026). Langkah efisiensi logistik ini dilakukan dengan mengadopsi solusi kendaraan dari perusahaan transportasi dan teknologi Kalista.
Penggunaan armada setrum kini mulai menjadi pilihan para pengusaha karena dinilai jauh lebih murah untuk pengiriman barang. Dilansir dari Detik Oto, Kalista selaku penyedia layanan fokus mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (EV) untuk armada korporasi.
Direktur Evershine Group, Michael Sung menjelaskan bahwa peralihan dari kendaraan konvensional ke truk listrik memberikan dampak finansial yang signifikan pada biaya pengapalan logistik perusahaan.
"Jadi sebenarnya itu kita bandingkan dengan BBM biosolar, yang harga 6.800, penghematannya Rp 1.000 per kilometer. Ini pun di luar biaya maintenance, biaya dana GPS, dan lain-lain yang diprovide Kalista semua," kata Michael.
Pihak manajemen juga mengalkulasi total keuntungan ekonomi yang didapatkan setelah mengakomodasi seluruh fasilitas penunjang yang disediakan oleh mitra teknologi mereka.
"Jadi kalau kita bisa bilang dari BBM pun itu udah penghematan 50%, compare ke BBM yang lain-lainnya. Kalau saya lihat itu mungkin lebih mendekati 70% dari total saving (termasuk biaya maintanance sampai alat GPS)," ujar Michael.
Selain kalkulasi efisiensi dana operasional, perusahaan tekstil tersebut juga mencatatkan adanya penurunan emisi karbon yang cukup besar dalam jalur distribusi logistik mereka.
"Kita waktu itu udah ukur, dari Tangerang-Bandung, Bandung-Tangerang, itu emisinya (lebih rendah) sekitar 35-40% juga. Jadi dari luar saving BBM, cost, dan lain-lainnya, ada pengurangan emisi juga yang sangat signifikan. Dan kami karena perusahaan kami juga kita sudah target net zero by 2060, ini juga membantu kita mengurangi emisi dari sisi logistik kita. Jadi itu indirectly save cost dan save emission untuk kita juga," katanya.