Aktris Ersya Aurelia bersiap kembali ke layar lebar melalui proyek film terbaru berjudul Asalkan Kau Bilang Cinta. Proyek layar lebar ini, seperti dilansir dari Detik Hot, saat ini tengah memasuki tahapan proses syuting.
Dalam sinopsisnya, Ersya Aurelia memerankan karakter bernama Itha Wulandari, seorang pegawai bank yang berjuang demi kesembuhan ayahnya. Garapan sutradara Yan Senjaya ini diproduksi oleh rumah produksi Dynamic Story Picture.
Ersya Aurelia mengungkapkan bahwa keputusannya mengambil peran dalam film Asalkan Kau Bilang Cinta didasari oleh keinginan mengeksplorasi genre drama. Pemilik akun Instagram dengan 4,6 juta pengikut tersebut ingin mencoba hal baru setelah sering terlibat dalam produksi horor, termasuk film Dusun Mayit.
"Kebetulan ini film drama juga, jadi sebuah challenge juga buat aku karena kebanyakan film aku kan lebih banyak horor ya dibanding genre-genre lainnya. Jadi happy banget akhirnya juga bisa dapat kesempatan untuk cobain genre lain selain horor," ujarnya saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, kemarin.
Proses pendalaman karakter dilakukan secara serius oleh Ersya Aurelia melalui pelatihan akting khusus. Ia mengaku menemukan perbedaan mendasar dalam membawakan peran drama dibandingkan saat bermain di film horor.
"Tantangan banget karena kalau drama itu kan lebih banyak apa ya, mainnya lebih ke dalam gitu ya. Kalau horor kan banyak lebih eksplisit, kalau ini lebih implisit aku ngerasanya. Jadi mungkin cara menggali emosi-emosi yang harus ditunjukkan tapi juga nggak boleh terlalu over. Jadi mungkin challenge-nya di situ sih," tuturnya.
Sentuhan Aksi dan Target Penayangan di Bioskop
Eksekutif Produser David Iskandar menjelaskan bahwa Asalkan Kau Bilang Cinta menyajikan kombinasi genre yang unik. Pihak produksi menyisipkan unsur aksi untuk memberikan variasi tontonan bagi masyarakat.
"Ya, saya kira untuk kombinasi ya. Jadi memang kita juga sudah produksi film horor dua kali ya. Satu horor komedi, satu lagi horor murni. Nah untuk ini kali kita kombinasikan dengan film drama," katanya.
Tim produksi menargetkan film ini bisa segera dirilis di bioskop sebelum tahun 2026 berakhir. Proses pengambilan gambar dijadwalkan berlangsung selama belasan hari dengan menggunakan lokasi yang relevan dengan jalan cerita.
"Syuting sekitar 16-17 harilah ya. Setting ada ngambil di rumah sakit karena ceritanya ada seorang ayah yang menderita sakit jantung sehingga mereka perlu dirawat. Kita harapkan sih sampai bisa akhir tahun ini bisa ditayangkan," ujarnya.
Alur cerita film berfokus pada kerja keras Itha dalam mengupayakan pengobatan penyakit jantung sang ayah. Kehidupan karakter utama ini kemudian berkembang saat bertemu dengan sosok Haris Satria yang diperankan oleh Jeremy.