Rien Wartia Trigina atau Erin sedang mengupayakan penghapusan nama belakang mantan suaminya, Andre Taulany, pada akun Instagram dan Threads miliknya. Proses administrasi tersebut dilaporkan telah berjalan sejak September melalui platform Meta secara internasional, sebagaimana dilansir dari Suara pada Jumat, 8 Mei 2026.
Langkah ini diambil menyusul adanya larangan dari Andre Taulany terkait penggunaan nama belakangnya setelah keduanya resmi bercerai. Erin menjelaskan bahwa kendala teknis pada sistem internal Meta menjadi penyebab utama pergantian identitas digital tersebut memakan waktu yang cukup lama.
Saat memberikan keterangan di Polres Metro Jakarta Selatan, Erin mengungkapkan bahwa pembuatan nama akun tersebut awalnya dilakukan oleh pihak lain. Hal ini membuat prosedur verifikasi perubahan nama menjadi lebih kompleks dan memerlukan koordinasi dengan kantor pusat platform tersebut.
"Saya sudah proses itu dari bulan September, dari pihak Meta harus ke Internasional, pihak Meta Internasional. Karena waktu pas lagi nama itu dibuat, itu diproses dari pihaknya dia, orangnya dia. Jadi memang agak lama," ujar Erin.
Erin menegaskan komitmennya untuk segera menuntaskan persoalan ini agar tidak terjadi kesalahpahaman publik mengenai status hubungannya. Meskipun telah diurus selama beberapa bulan, konfirmasi resmi dari pihak pengelola platform belum juga diterima hingga saat ini.
"Jadi itulah makanya saya terus fight untuk diubah namanya. Memang sudah diproses dari bulan September, tapi memang pihak Meta belum confirm," sambung Erin.
Guna mempercepat proses teknis tersebut, Erin mengaku telah melibatkan sejumlah tenaga ahli di bidang teknologi informasi. Kehadiran tim IT ini diharapkan dapat menuntaskan kendala sistemik yang menghambat penghapusan nama Taulany dari profil pribadinya.
"Beberapa IT sudah bantu, jadi dari kami sendiri sudah tidak pengen memakai," ujar Erin.
Selain permasalahan teknis, Erin juga memberikan penegasan mengenai status sosialnya saat ini pasca-perpisahan dengan mantan vokalis grup band Stinky tersebut. Ia menyatakan bahwa segala bentuk keterikatan hukum maupun personal di antara mereka telah berakhir.
"Sudah tidak ada hubungan," tegas Erin.
Perceraian keduanya sebelumnya sempat menjadi perhatian publik karena diwarnai berbagai konflik terbuka dan aksi saling sindir di media sosial. Ketegangan semakin meningkat setelah munculnya isu hukum terkait dugaan penganiayaan terhadap asisten rumah tangga yang menyeret nama Erin sebelum proses perpisahan selesai.