Keberhasilan Como 1907 menembus jajaran elit Liga Italia musim 2025-2026 mendapat apresiasi besar dari mantan pelatih Chelsea, Enzo Maresca.
Klub milik Grup Djarum tersebut dilansir dari Bola telah memastikan diri finis di posisi enam besar klasemen Serie A dan mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Maresca menegaskan bahwa pencapaian luar biasa Il Lariani tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh kekuatan finansial besar yang dimiliki klub.
Sejak kembali ke kasta tertinggi Italia, Como memang dikenal agresif dalam bursa transfer pemain dengan nilai investasi yang sangat signifikan.
Berdasarkan data Transfermarkt, klub menghabiskan dana mencapai 109,45 juta euro atau sekitar Rp 2,2 triliun pada jendela transfer musim panas 2025.
Angka belanja tersebut tercatat melampaui pengeluaran Inter Milan selaku juara Liga Italia 2025-2026 yang hanya mengeluarkan dana sebesar 89,4 juta euro.
Meski memiliki modal besar, Maresca yang pernah membawa Chelsea menjuarai Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025 menekankan pentingnya kualitas manajerial.
"Mereka mengatakan Como telah menghabiskan banyak uang, tetapi berapa banyak tim yang menghabiskan uang dan tetap tidak mendapatkan hasil?" ujar Maresca dikutip dari Sky Sport Italia melalui Tuttomercatoweb.
Strategi Transfer dan Pengembangan Pemain
Selain faktor dana, Como menerapkan model perekrutan berbasis algoritma untuk mendatangkan talenta muda potensial ke dalam skuad mereka.
Nama-nama seperti Nico Paz, Assane Diao, Martin Baturina, hingga Jacobo Ramon menjadi bukti fokus klub pada pengembangan pemain masa depan.
Cesc Fabregas sebagai pelatih kepala dinilai sangat sukses dalam memaksimalkan potensi pemain yang sebelumnya kurang dikenal luas di panggung sepak bola.
Pemain seperti Jean Butez, Lucas Da Cunha, Mergim Vojvoda, dan Anastasios Douvikas mengalami peningkatan nilai pasar yang pesat di bawah asuhan Fabregas.
"Berapa banyak pelatih yang melatih tim dengan banyak pengeluaran tetapi tetap tidak mencapai hasil?" tutur Maresca memberikan pembelaan.
Maresca menambahkan bahwa klub memang mengeluarkan uang, namun keberhasilan meraih hasil di lapangan tetap bergantung pada kemampuan pelatihnya.
"Dan Fabregas telah melakukannya dengan baik. Karena itu, terlalu sempit jika mengatakan bahwa seseorang menang hanya karena menghabiskan uang," kata Maresca.
Saat ini, Como asuhan Fabregas masih berpeluang lolos ke Liga Champions karena hanya terpaut dua poin dari AC Milan yang berada di peringkat keempat klasemen.