Kejutan besar melanda turnamen Grand Slam Prancis Terbuka 2026 pada Rabu (27/5) waktu setempat. Petenis tunggal putri nomor dua dunia, Elena Rybakina, dipastikan menyudahi langkahnya lebih awal setelah menelan kekalahan di babak kedua.
Seperti dilansir dari Media Indonesia, atlet asal Kazakhstan tersebut ditumbangkan oleh petenis peringkat 55 dunia asal Ukraina, Yuliia Starodubtseva. Pertandingan di lapangan tanah liat Roland Garros ini menjadi sorotan utama sebagai kejutan terbesar sepanjang turnamen berlangsung.
Rybakina sebenarnya sempat mengamankan kemenangan pada set pertama. Namun, Starodubtseva berhasil bangkit melalui performa impresif dan menyudahi perlawanan sengit tersebut dengan skor akhir 3-6, 6-1, dan 7-6 (10-4).
| Kategori | Elena Rybakina (KAZ) | Yuliia Starodubtseva (UKR) |
|---|---|---|
| Peringkat Dunia | 2 | 55 |
| Skor Akhir | 3-6, 6-1, 7-6 (10-4) | Pemenang |
| Unforced Errors | 71 | Lebih Rendah |
| Persentase Servis Pertama | 53% | - |
Faktor Cuaca Panas dan Kesalahan Sendiri
Rybakina yang biasanya tampil dominan lewat servis bertenaga justru mencatatkan performa di bawah level terbaiknya. Sepanjang laga berjalan, ia melakukan 71 unforced errors dan hanya membukukan persentase servis pertama sebesar 53%.
Kekalahan ini memutus rekor apik Rybakina yang selalu berhasil menembus babak ketiga di Paris sejak tahun 2020. Kondisi suhu udara Court Suzanne Lenglen yang menyentuh angka di pertengahan 30 derajat Celcius dituding menjadi salah satu faktor penghambat.
"Saat cuaca sangat panas, bola terbang lebih cepat dan sulit dikendalikan. Sebagai pemain agresif, jika tangan tidak cukup cepat atau kurang memberikan spin, bola akan melayang ke mana-mana," ujar Rybakina.
Sebaliknya, Starodubtseva tampil lepas tanpa tekanan meski sempat kehilangan set pembuka. Petenis Ukraina tersebut merebut sembilan dari sepuluh gim berikutnya untuk menyamakan kedudukan sekaligus memimpin 3-0 pada set penentu.
Meskipun Rybakina berupaya mengejar hingga memaksakan babak tie-break, Starodubtseva tetap mempertahankan skema agresif demi mengunci kemenangan terbesar sepanjang karier profesionalnya.
Hasil minor yang didapat Rybakina di babak awal ini secara langsung menguntungkan posisi Aryna Sabalenka. Rybakina minimal harus melaju hingga babak semifinal di Paris untuk menjaga peluang merebut posisi nomor satu dunia.
Melalui hasil pertandingan ini, Sabalenka dipastikan aman bertahan di takhta tertinggi peringkat WTA. Posisi tersebut tidak akan tergoyahkan terlepas dari pencapaian yang akan diraih Sabalenka di Roland Garros tahun ini.
Bagi Starodubtseva, kemenangan ini mengulangi memori tahun lalu saat ia menumbangkan pemain unggulan Jasmine Paolini. Pada babak ketiga Prancis Terbuka 2026, Starodubtseva dijadwalkan bertanding melawan wakil Tiongkok, Wang Xiyu.
"Elena adalah salah satu pemain top dengan tahun yang luar biasa. Saya sangat bangga pada diri sendiri bisa melakukan ini," ujar Starodubtseva.