El Rumi dan Syifa Hadju Menikah dengan Mahar Poundsterling

El Rumi dan Syifa Hadju Menikah dengan Mahar Poundsterling
Foto: Ilustrasi El Rumi dan Syifa Hadju Menikah dengan Mahar Poundsterling.

Pasangan selebritas El Rumi dan Syifa Hadju resmi melangsungkan prosesi akad nikah di Hotel Raffles Jakarta, Kuningan, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/4/2026). Acara yang berlangsung secara intim tersebut menjadi sorotan karena penggunaan mata uang asing sebagai mahar serta pemberian suvenir berupa logam mulia kepada para tamu undangan.

Sebagaimana dilansir dari Lifestyle, detail mengenai mahar dan bingkisan pernikahan ini diungkapkan oleh tamu undangan yang hadir, yakni Hana Shahab dan Fadel Muhammad. El Rumi memberikan mahar dalam mata uang Poundsterling yang jumlahnya disesuaikan dengan tahun pernikahan mereka.

"Maharnya itu 2.026 Poundsterling," ungkap Hana usai akad pernikahan, mengutip Kompas.com, Minggu.

Nilai mahar sebesar 2.026 Poundsterling tersebut diperkirakan mencapai Rp 47,3 juta jika dikonversikan ke dalam Rupiah. Selain aspek materi, Hana menjelaskan bahwa jalannya prosesi sangat mengedepankan kekhidmatan sehingga pihak keluarga memberlakukan aturan ketat bagi para hadirin selama acara berlangsung.

"Dan tadi suasananya sangat... karena enggak boleh foto, enggak boleh... kita di-silence semuanya pokoknya. HP kita kenapa, mereka betul-betul ingin khidmat. Jadi kita maklumi," tutur Hana.

Pihak penyelenggara menyediakan suvenir bagi tamu undangan berupa tumbler dan emas batangan yang nilainya ditaksir lebih dari Rp 500.000. Hana memberikan pandangan mengenai makna pemberian emas tersebut yang dianggap sebagai pengingat pentingnya investasi dalam membangun rumah tangga.

"Bahwa ini emas itu adalah sepanjang masa orang membutuhkan. Mungkin kita harus ingatkan untuk rumah tangga sebaiknya kita ada rezeki dikit, kita belikan emas," ujar dia.

Emas yang diberikan oleh putra kedua musisi Ahmad Dhani tersebut dinilai memiliki fungsi praktis karena sifatnya yang likuid untuk kebutuhan mendesak. Hal ini juga menjadi simbol ajakan bagi para kolega untuk mulai menabung demi masa depan keluarga.

"Karena kapan pun emas bisa digunakan untuk kebutuhan rumah tangga. Makanya simbolnya adalah ingatkan kita semua nih ayo kita untuk rumah tangga kita dari sekarang cicillah sedikit-sedikit emas supaya lama-lama jadi bukit," tambah Hana.

Rangkaian pernikahan ini telah dimulai sejak acara lamaran pada 21 Januari 2026 di Senayan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi siraman pada Jumat (24/4/2026). Akad nikah yang dimulai pukul 12.00 WIB ini menghadirkan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono serta Adhyaksa Dault sebagai saksi pernikahan.

Artikel terkait

Rekomendasi