DPR Desak Gubernur BI Mundur Saat Rupiah Melemah Mei 2026

DPR Desak Gubernur BI Mundur Saat Rupiah Melemah Mei 2026
Foto: Ilustrasi DPR Desak Gubernur BI Mundur Saat Rupiah Melemah Mei 2026.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendesak Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo untuk mengundurkan diri dari jabatannya setelah nilai tukar rupiah merosot hingga menembus level Rp17.680 per dolar AS pada Mei 2026.

Pelemahan mata uang ini memicu kepanikan di tengah masyarakat, sementara data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) menunjukkan kekayaan pribadi sang gubernur justru melonjak drastis, sebagaimana dilansir dari Suara.

Akumulasi kekayaan Perry Warjiyo tercatat meningkat hingga 600 persen dalam kurun waktu kurang dari satu dekade, bergerak dari angka Rp12 miliar pada tahun 2015 menjadi Rp72,69 miliar pada tahun 2024. Lonjakan aset tersebut sebagian besar didominasi oleh kepemilikan belasan tanah dan bangunan di wilayah Jakarta, Tangerang Selatan, Sleman, serta Karawang dengan total nilai mencapai Rp52,3 billion. Selain itu, dalam laporan LHKPN terbarunya, ia juga tercatat memiliki satu unit mobil mewah Mercedes Benz S450 keluaran tahun 2023 yang bernilai taksiran Rp2,43 miliar.

Pertumbuhan aset pribadi ini memicu kritik tajam dari parlemen karena dinilai berbanding terbalik dengan efektivitas kinerja instrumen moneter dalam menstabilkan nilai tukar nasional. Anggota Komisi XI DPR RI, Harris Turino, menyoroti bahwa berbagai intervensi yang telah dilakukan oleh bank sentral, termasuk kebijakan pembelian Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai ratusan triliun rupiah, tidak memberikan dampak signifikan terhadap penguatan rupiah.

Di sisi lain, Perry Warjiyo sendiri menyatakan tetap optimis bahwa nilai tukar rupiah akan bergerak menguat pada bulan Agustus mendatang.

Meskipun demikian, desakan agar pimpinan bank sentral tersebut mengambil tanggung jawab moral atas situasi ekonomi ini tetap disuarakan dengan lantang oleh anggota legislatif di Komisi XI.

"hanya" kata Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia.

Berikut adalah rincian data peningkatan harta kekayaan Perry Warjiyo yang tercatat dari tahun ke tahun berdasarkan laporan resmi:

Grafik Peningkatan Harta Kekayaan Perry Warjiyo
Tahun LaporanTotal Harta Kekayaan
2017Rp15.452.596.865
2018Rp22.996.960.535
2019Rp29.828.162.346
2020Rp35.779.457.478
2021Rp45.254.803.036
2022Rp48.900.632.393
2023Rp71.541.758.444
2024Rp72.693.371.439

Artikel terkait

Rekomendasi