Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman mendesak pemberian perlakuan khusus bagi armada pengangkut pupuk bersubsidi guna mengatasi hambatan distribusi akibat kelangkaan solar di berbagai wilayah pada Selasa (12/5/2026). Langkah ini diperlukan untuk memastikan kebutuhan petani tetap terpenuhi meski ketersediaan BBM bersubsidi sedang mengalami gangguan.
Kondisi ini dilaporkan semakin krusial di wilayah Sumatera Barat yang masih dalam proses pemulihan pasca-bencana alam pada akhir tahun sebelumnya. Hambatan logistik tersebut dikhawatirkan dapat mengganggu jadwal pemupukan nasional, sebagaimana dilansir dari Nasional.
"Angkutan distribusi pupuk subsidi, layak diperlakukan setara truk tangki Pertamina yang membawa BBM saat melintas di jalan raya terdampak bencana, seiring maraknya kejadian antrean di SPBU selang waktu terakhir," kata Alex Indra Lukman, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.
Legislator dari Fraksi PDIP tersebut menilai kebijakan ini penting untuk menyelaraskan operasional lapangan dengan Permentan Nomor 15 Tahun 2025. Aturan tersebut sebenarnya telah menyederhanakan jalur birokrasi pengadaan dengan memangkas distribusi langsung dari Lini 2 menuju Lini 4.
"Jangan sampai ini jadi faktor penghambat petani mendapatkan pupuk secara tepat waktu di Lini 4, yang merupakan ujung tombak distribusi pupuk subsidi," ujar Alex Indra Lukman.
Alex yang juga menjabat Ketua Panja Alih Fungsi Lahan menekankan bahwa ketepatan waktu distribusi tidak bisa ditawar karena berkaitan langsung dengan siklus biologis tanaman. Keterlambatan pasokan di tingkat kios berisiko menurunkan produktivitas lahan dan mengancam target swasembada pangan pemerintah.
"Keterlambatan pemupukan akan mempengaruhi hasil panen yang ujungnya akan berimbas pada target swasembada pangan, yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto," tegas Alex Indra Lukman.
Fenomena kelangkaan BBM sebelumnya dilaporkan telah meluas ke berbagai daerah, termasuk di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Krisis bahan bakar tersebut tidak hanya memicu antrean panjang di SPBU, tetapi juga menghentikan operasional moda transportasi air seperti kapal kayu dan speedboat.