Berbagai produsen otomotif di Indonesia menggelar program diskon agresif untuk segmen mobil Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) pada Mei 2026 guna memacu volume penjualan nasional. Potongan harga ini menyasar model populer dan stok unit tahun produksi terbaru maupun sebelumnya sebagaimana dilansir dari Otomotif.
Persaingan ketat di segmen mobil keluarga tujuh penumpang ini mendorong dealer memberikan insentif beragam mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 28 juta. Toyota menjadi salah satu pabrikan yang memberikan potongan harga pada model andalannya, khususnya untuk tipe Avanza.
"Untuk Veloz belum ada diskon. Kalau Avanza, diskonnya Rp 16 juta," ujar salah satu tenaga penjual Toyota kepada Kompas.com, Minggu (3/5/2026).
Penawaran signifikan juga datang dari Suzuki yang memberikan potongan harga tertinggi untuk model Ertiga dengan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) tahun berjalan. Kebijakan ini diambil setelah ketersediaan stok untuk unit produksi tahun sebelumnya dinyatakan habis di pasaran.
"Untuk Ertiga, sekarang baru ada tipe GL dengan diskonnya Rp 28 juta. Ini untuk NIK 2026, kalau NIK 2025 sudah habis," ujar tenaga penjual Suzuki.
Mitsubishi Motors turut meramaikan persaingan harga dengan memberikan potongan jutaan rupiah untuk model Xpander. Strategi ini tetap dipertahankan meski model tersebut memiliki keunggulan fitur yang lengkap di kelasnya bagi konsumen keluarga.
"(Xpander) NIK 2026, diskon Rp 15 jutaan," kata salah satu tenaga penjual Mitsubishi.
Hyundai tidak ketinggalan memberikan daya tarik melalui potongan harga pada model Stargazer terbaru. Penurunan harga ini bersifat dinamis sesuai dengan ketersediaan stok yang ada pada jaringan diler resmi.
"Untuk Xenia, diskon Rp 10 juta," kata salah satu tenaga penjual Daihatsu.
Ketersediaan insentif ini menjadi pertimbangan bagi calon pembeli dalam memilih kendaraan di tengah kondisi pasar yang kompetitif. Selain harga, aspek seperti nilai jual kembali dan kebutuhan penggunaan tetap menjadi faktor utama sebelum melakukan transaksi.