Pelatih tim nasional Perancis Didier Deschamps menyatakan tidak akan pensiun dari dunia kepelatihan meski masa jabatannya selama 14 tahun bersama skuad Les Bleus berakhir pada musim panas setelah Piala Dunia 2026. Penegasan tersebut disampaikan Deschamps dalam konferensi pers resmi pada Jumat (15/5/2026).
Keputusan Deschamps untuk menanggalkan jabatan pelatih kepala Perancis pasca turnamen akbar tersebut sebenarnya telah dikonfirmasi sejak dua tahun lalu. Dilansir dari Bola, sosok yang membawa Perancis juara dunia 2018 ini kini membuka peluang lebar untuk melatih tim nasional lain, termasuk Italia.
"Saya tidak mengesampingkan kemungkinan apa pun," kata Deschamps, Pelatih Tim Nasional Perancis.
Kedekatan emosional dengan sepak bola Italia bukan hal baru bagi Deschamps karena ia pernah membela Juventus sebagai pemain dan pelatih. Ia bahkan mengakui sedang mengasah kembali kemampuan bahasanya di tengah spekulasi yang mengaitkan dirinya dengan kursi pelatih Gli Azzurri.
"Itu tidak relevan hari ini, yang terpenting adalah Piala Dunia, tetapi saya siap, semua orang tahu itu, Anda juga. Jadi kita lihat nanti," lanjut Deschamps, Pelatih Tim Nasional Perancis.
Meskipun masa depannya masih menjadi perbincangan, fokus utama Deschamps saat ini adalah meraih trofi juara dunia ketiganya. Menariknya, dalam skuad terbaru yang ia rilis, terdapat empat pemain andalan yang berkarier di Liga Italia, yakni Mike Maignan, Adrien Rabiot, Manu Kone, dan Marcus Thuram.
"I tidak akan menolak apa pun. Saya siap, dan semua orang tahu itu. Saya tidak akan pensiun setelah Piala Dunia," jelas Deschamps, Pelatih Tim Nasional Perancis.
Rekor kepelatihan Deschamps mencakup keberhasilan menjuarai Piala Dunia 2018 serta mencapai final edisi 2022 di Qatar. Di level klub, ia memiliki catatan sejarah membawa Juventus promosi dari Serie B ke Serie A pada musim 2006-2007 sebelum akhirnya mengundurkan diri.