Dewi Perssik Ungkap Perjuangan LDR dengan Putranya di Militer, Netizen Terharu 2026

Dewi Perssik Ungkap Perjuangan LDR dengan Putranya di Militer, Netizen Terharu 2026
Foto: Dewi Perssik Ungkap Perjuangan LDR dengan Putranya di Militer, Netizen Terharu 2026. (Illustration by Pexels)

Penyanyi dangdut ternama, Dewi Perssik, baru-baru ini berbagi kisah mengenai tantangan yang ia hadapi saat harus menjalani hubungan jarak jauh atau LDR dengan putra semata wayangnya, Felice Gabriel. Tantangan ini terasa lebih berat karena sang putra kini sedang menempuh pendidikan di lembaga militer yang memiliki aturan kedisiplinan sangat ketat.

Dewi Perssik mengaku harus memiliki kesabaran ekstra untuk bisa berkomunikasi dengan anaknya, mengingat waktu luang yang diberikan oleh pihak sekolah sangatlah minim. Kesempatan untuk mendengar suara atau melihat wajah sang buah hati melalui panggilan video hanya bisa terjadi pada momen-momen tertentu yang telah dijadwalkan.

Terbatasnya Waktu Berkomunikasi

Dalam sebuah kesempatan di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Dewi mengungkapkan bahwa jadwal komunikasi dengan Gabriel sepenuhnya bergantung pada kebijakan pengasuh di sekolah militer tersebut. Biasanya, izin untuk memegang ponsel hanya diberikan pada akhir pekan dengan durasi yang sangat singkat.

Pelantun lagu "Mimpi Manis" ini menjelaskan bahwa ia biasanya baru bisa melakukan panggilan video pada hari Sabtu atau Minggu. Durasi yang diberikan pun tidak lama, terkadang hanya hitungan menit atau beberapa jam saja, sehingga setiap detik komunikasi tersebut menjadi sangat berharga baginya.

Fokus pembicaraan Dewi Perssik saat berkomunikasi dengan putranya meliputi beberapa hal berikut:

  • Memberikan dukungan moral agar Gabriel tetap semangat menjalani pendidikan yang berat.
  • Menanyakan kabar kesehatan dan kondisi fisik sang putra secara mendetail.
  • Mengingatkan Gabriel untuk selalu menjaga asupan makanan dan istirahat yang cukup.
  • Mengetahui ringkasan aktivitas harian yang dijalani selama satu minggu terakhir.

Dewi Perssik selalu berusaha memanfaatkan waktu singkat tersebut untuk memastikan kondisi mental anaknya tetap stabil. Ia sering kali memberikan pesan-pesan penguatan dan doa agar sang anak bisa menyelesaikan pendidikannya dengan lancar tanpa kendala yang berarti.

Kekhawatiran Saat Sang Anak Jatuh Sakit

Sebagai seorang ibu, rasa cemas tentu tidak bisa dihindari, terutama ketika Dewi mendengar kabar bahwa Gabriel sempat dilarikan ke rumah sakit. Kekhawatirannya memuncak saat mengetahui bahwa putranya harus mendapatkan perawatan medis intensif selama beberapa hari di tengah padatnya jadwal latihan.

Mantan istri Saipul Jamil ini menceritakan bahwa Gabriel sempat mengalami gangguan kesehatan berupa diare yang cukup serius hingga harus dirawat selama tiga hari. Namun, Dewi merasa lega karena setelah mendapatkan penanganan yang tepat, kondisi kesehatan putranya kini sudah berangsur pulih dan kembali sehat.

Berikut adalah ringkasan mengenai kondisi medis yang sempat dialami Gabriel selama menjalani pendidikan:

Aspek Kondisi Detail Keterangan
Penyebab Sakit Diduga akibat faktor makanan dan kelelahan fisik.
Durasi Perawatan Menjalani perawatan intensif di rumah sakit selama 3 hari.
Jenis Pendidikan Korps Infanteri dengan intensitas latihan fisik yang sangat tinggi.
Status Terkini Sudah dinyatakan sembuh dan kembali beraktivitas.

Data di atas menunjukkan bahwa risiko jatuh sakit merupakan hal yang cukup wajar ditemui dalam dunia pendidikan militer yang keras. Dewi Perssik menyadari bahwa Gabriel yang tergabung dalam korps infanteri memang dituntut memiliki ketahanan fisik yang lebih kuat dibandingkan divisi lainnya.

Menjaga Kekuatan Mental Sang Anak

Meskipun merasa khawatir, penyanyi yang akrab disapa Depe ini berusaha untuk tidak menunjukkan kesedihannya secara berlebihan di depan sang anak. Ia memahami bahwa pilihannya masuk ke militer menuntut kemandirian dan kekuatan mental yang besar, sehingga dukungan dari orang tua menjadi fondasi utama.

Depe mengakui bahwa pelatihan fisik di infanteri memang sangat keras dan penuh tantangan. Oleh karena itu, ia terus berupaya menjadi pendukung nomor satu bagi Gabriel agar putranya tetap tegar dalam menghadapi setiap ujian fisik maupun mental selama masa pendidikan berlangsung.

Momen Hangat Saat Libur Pendidikan

Saat mendapatkan waktu libur, Dewi Perssik berusaha memberikan kenyamanan maksimal bagi Gabriel dengan membiarkannya menghabiskan waktu di rumah. Untuk menciptakan suasana yang akrab dan hangat, ia juga mempersilakan teman-teman sekolah Gabriel untuk ikut berkumpul di kediamannya.

Uniknya, Dewi tidak memilih untuk menyajikan hidangan mewah atau memasak sendiri secara khusus saat momen tersebut. Ia justru memilih cara yang lebih praktis namun tetap dinikmati banyak orang, yaitu dengan memesan menu nasi Padang untuk disantap bersama-sama dalam suasana kekeluargaan.

Keputusan Dewi Perssik mengumpulkan anak dan teman-temannya di rumah didasari oleh alasan berikut:

  • Ingin memastikan keamanan dan keselamatan putranya agar tidak keluyuran di luar rumah.
  • Memudahkan dirinya untuk memantau langsung pergaulan dan aktivitas Gabriel selama libur.
  • Membangun kedekatan emosional antara ibu, anak, dan lingkungan pertemanan sang anak.
  • Memberikan ruang bagi sang anak untuk tetap bersosialisasi namun dalam pengawasan yang tepat.

Strategi mengumpulkan teman-teman Gabriel di rumah terbukti efektif membuat perasaan Dewi menjadi lebih tenang. Ia merasa jauh lebih bahagia melihat anak dan rekan-rekannya bermain di rumah sendiri daripada harus merasa was-was jika mereka bepergian ke tempat yang tidak ia ketahui.

Kehadiran Gabriel di rumah meski hanya dalam waktu singkat memberikan energi positif bagi Dewi Perssik. Setelah melewati masa-masa rindu selama LDR, bisa melihat sang putra secara langsung dalam keadaan sehat menjadi kebahagiaan terbesar bagi sang diva dangdut tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi