Dewa United membawa modal tren positif saat bertandang ke markas Madura United dalam lanjutan kompetisi liga di Stadion Gelora Bangkalan pada Sabtu (25/4/2026) pukul 15.30 WIB. Dilansir dari Bola, tim tamu mengincar poin penuh meski harus bermain tanpa penyerang utama mereka.
Stabilitas performa menjadi kekuatan utama Dewa United setelah mencatatkan hasil memuaskan dalam beberapa laga terakhir. Tim asuhan Jan Olde Riekerink ini tercatat hanya menelan satu kekalahan dari delapan pertandingan yang sudah dijalani sejauh ini.
Kemenangan atas tim papan atas memberikan kepercayaan diri tambahan bagi skuat berjuluk Tangsel Warriors tersebut. Pelatih Jan Olde Riekerink memberikan penegasan mengenai kondisi performa anak asuhnya yang dinilai sedang dalam jalur yang tepat.
"Kami baru saja menang melawan Borneo FC. Sebelumnya, permainan melawan Persija sangat bagus meski berakhir imbang, begitu juga saat melawan Persib Bandung." ujar Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Keberhasilan meraih hasil maksimal saat bertemu tim-tim kuat menjadi bukti kesiapan tim menghadapi tantangan di markas lawan. Riekerink menambahkan bahwa saat ini kondisi internal tim tetap kondusif pasca serangkaian hasil positif tersebut.
"Melawan Malut United pun kami menang. Jadi sejauh ini tidak ada masalah bagi kami," kata Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Meskipun demikian, kewaspadaan tetap ditingkatkan mengingat Madura United tengah berupaya keras menjauh dari zona bawah klasemen. Tim tuan rumah diprediksi akan tampil lebih menekan demi mengamankan poin di kandang sendiri.
Riekerink memproyeksikan bahwa jadwal pertandingan ke depan akan mempertemukan timnya dengan lawan-lawan yang memiliki motivasi berbeda. Hal ini menuntut kesiapan mental para pemain untuk menghadapi tekanan tim yang berjuang menghindari degradasi.
"Lima pertandingan ke depan kami akan bermain melawan tim-tim papan bawah." jelas Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Adaptasi strategi menjadi kunci bagi Dewa United untuk meredam agresivitas lawan yang sangat membutuhkan tambahan angka. Riekerink mengingatkan skuatnya agar tetap fokus pada identitas permainan tim di tengah tensi kompetisi yang semakin meningkat.
"Mereka akan bermain dengan cara dan tujuan yang berbeda, terutama untuk bertahan hidup agar lolos dari degradasi," ujar Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Persaingan di fase kompetisi ini memaksa setiap tim untuk tampil maksimal dalam memperebutkan setiap poin yang tersedia. Riekerink menekankan pentingnya fleksibilitas taktik saat berhadapan dengan tim-tim yang sedang dalam kondisi mendesak.
"Sekarang kita masuk ke fase kompetisi di mana kita menghadapi tim yang sangat butuh poin. Kami harus beradaptasi dengan itu sambil tetap memainkan permainan kami sendiri." ucap Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Tantangan terbesar bagi Dewa United dalam laga ini adalah absennya Alex Martins akibat sanksi kartu merah. Penyerang asal Brasil tersebut selama ini menjadi tumpuan utama di lini serang sebagai pencetak gol terbanyak tim.
Pelatih asal Belanda itu mengakui bahwa kehilangan Martins merupakan sebuah kerugian secara taktis. Namun, situasi ini dipandang sebagai kesempatan bagi pemain cadangan untuk menunjukkan kemampuan mereka di lapangan hijau.
"Tentu saya lebih suka jika pencetak gol terbanyak kami bisa bermain di pertandingan seperti ini." kata Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Beberapa penyesuaian akan dilakukan untuk memastikan produktivitas gol tetap terjaga meski tanpa kehadiran Martins. Riekerink tetap optimistis bahwa kedalaman skuat yang dimilikinya mampu menutupi kekosongan posisi penyerang tersebut.
"Namun, absennya Alex juga membuka pintu bagi pemain lain. Kami harus sedikit menyesuaikan gaya bermain, tapi saya rasa kami bisa mengatasinya," tegas Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.
Motivasi untuk terus memperbaiki posisi di klasemen sementara tetap menjadi target utama bagi seluruh anggota tim. Riekerink menutup keterangannya dengan menyoroti semangat juang para pemain yang masih sangat tinggi.
"Saya rasa para pemain masih sangat ambisius untuk naik ke peringkat yang lebih tinggi," pungkas Jan Olde Riekerink, Pelatih Dewa United.