Ajang Deus Kumpul-Kumpul Ride kini singgah di Jakarta yang menjadi titik temu bagi para pencinta otomotif, seni, dan musik. Seperti dilansir dari Medcom, agenda riding lintas kota ini terus bergerak membawa semangat komunitas ke berbagai daerah setelah memulai perjalanan dari Bali.
Jakarta menjadi kota pertama yang disambangi sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke kota berikutnya. Deus Kumpul-Kumpul Ride hadir sebagai ruang pertemuan fleksibel bagi berbagai komunitas kreatif yang perkembangannya mengikuti karakter tiap kota.
"Jakarta hanyalah satu titik dari perjalanan yang lebih panjang," kata perwakilan Deus Kumpul-Kumpul Ride Jakarta.
Rangkaian kegiatan ini dimulai dari kawasan Taman Menteng. Dari titik tersebut, para pengendara bergerak melintasi jalanan Jakarta dengan suasana santai namun tetap penuh energi kebersamaan.
Konvoi kemudian berakhir di Kopikina Kemang yang menjadi pusat berkumpulnya berbagai komunitas otomotif dan kreatif. Meski kendaraan berhenti, suasana acara justru semakin hidup dengan beragam aktivitas menarik hingga malam hari.
Komunitas Sunset Drive Club turut meramaikan acara dengan membawa koleksi mobil roda empat andalan mereka. Kehadiran berbagai kendaraan unik membuat area acara dipenuhi perhatian pengunjung yang datang sejak sore.
Tak hanya itu, sederet builder dan workshop motor kustom juga menampilkan karya terbaik mereka. Tempat modifikasi seperti Frontwheel Motorcycle, Lembinc, Batakastem Workshop, Solace Motor, Swadaya Motorcycle, Rssq, Evocycle Work, hingga Katros Garage hadir memperlihatkan karakter berbeda-beda.
Beberapa motor tampil dengan konsep minimalis dan fungsional. Sementara itu, sebagian kendaraan lainnya mengusung desain unik yang menarik perhatian para pecinta otomotif.
Sentuhan seni visual juga menjadi bagian penting dalam acara ini. Seniman Nova13 menghidupkan suasana melalui sesi live pinstriping yang dilakukan langsung di lokasi acara sepanjang sore hari.
Sementara itu, Never Too Lavish membuka sesi sketch terbuka bagi pengunjung. Aktivitas ini memungkinkan publik melihat langsung proses ilustrasi berbagai momen yang terjadi selama acara berlangsung.
Musik menjadi elemen yang tidak dipisahkan dari gelaran Deus Kumpul-Kumpul Ride. Sejak sore hingga malam, suasana semakin meriah lewat penampilan Muklay, Philipponk, dan Diskopantera yang bergantian mengisi deck musik.
Acara kemudian ditutup dengan penampilan live dari Merrman. Panggung ini sukses menjaga atmosfer hangat dan penuh energi hingga penghujung malam.
Perjalanan Deus Kumpul-Kumpul Ride sendiri belum selesai. Setelah Jakarta, rombongan akan melanjutkan perjalanan menuju Bandung dan Yogyakarta sebelum akhirnya kembali ke Bali sebagai titik akhir di Deus Ex Machina Temple of Enthusiasm.