Merek kendaraan mewah di bawah naungan BYD, Denza, resmi memperkenalkan generasi kedua dari MPV premium D9. Kendaraan ramah lingkungan ini hadir dengan berbagai pembaruan signifikan untuk bersaing di pasar MPV kelas atas.
Dilansir dari Suara, varian plug-in hybrid (PHEV) mobil ini mampu menempuh jarak total hingga 1.521 kilometer dalam kondisi tangki bahan bakar dan baterai penuh. Data ini merujuk pada laporan dari CNEV Post terkait performa efisiensinya.
Inovasi utama terletak pada sistem pengisian daya yang sangat cepat. Menggunakan teknologi flash charging, baterai kendaraan ini dapat terisi dari kapasitas 10 persen hingga 70 persen hanya dalam waktu lima menit saja.
Denza D9 varian PHEV menggabungkan mesin turbo 1,5 liter dengan dua motor listrik. Kombinasi tenaga tersebut memungkinkan mobil berukuran besar ini berakselerasi dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 7,3 detik.
Kendaraan ini dibekali baterai Blade generasi terbaru dengan kapasitas 66,5 kWh. Saat hanya mengandalkan tenaga listrik murni, varian hybrid tersebut tetap bisa melaju sejauh 401 kilometer tanpa penggunaan bensin.
Di sisi lain, varian listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV) menawarkan motor listrik dengan daya maksimal 340 kW. Jarak tempuh yang ditawarkan untuk versi BEV ini berkisar antara 750 kilometer hingga 800 kilometer.
Kabin Mewah dan Fitur Suspensi Pintar
Interior Denza D9 dirancang dengan ruang kabin yang sangat lega dan nuansa futuristis. Penumpang dimanjakan dengan kehadiran 10 layar independen yang tersebar di seluruh area kabin untuk keperluan hiburan.
Panel hiburan utama menggunakan layar 15,6 inci pada area dasbor pengemudi. Sementara itu, penumpang di baris kedua mendapatkan layar eksklusif yang memberikan pengalaman menonton layaknya di dalam bioskop pribadi.
Kenyamanan berkendara ditopang oleh sistem suspensi DiSus-C terbaru yang dikembangkan oleh insinyur BYD. Mobil ini juga dilengkapi sistem bantuan pengemudi tingkat tinggi God's Eye 5.0 yang menggunakan tiga perangkat LiDAR.
Estimasi Harga Denza D9
Harga yang ditawarkan untuk pasar China tergolong kompetitif bagi segmen kendaraan mewah. Versi PHEV dipasarkan mulai dari harga 359.800 yuan hingga 459.800 yuan, atau setara dengan Rp911 juta sampai Rp1,1 miliar.
Untuk konsumen yang memilih varian listrik murni (BEV), banderol harga dimulai dari 369.800 yuan. Varian tertinggi untuk model BEV ini dijual seharga 469.800 yuan, yang jika dikonversi ke rupiah berkisar antara Rp936 jutaan hingga Rp1,19 miliar.