Paris Saint-Germain (PSG) kini tengah menikmati periode emas di bawah asuhan pelatih Luis Enrique setelah berhasil menembus final Liga Champions secara berturut-turut. Keberhasilan klub raksasa Prancis ini dalam mencapai partai puncak kompetisi tertinggi Eropa tersebut dinilai bukan sebuah kejutan bagi legenda sepak bola David Beckham.
Dilansir dari Detik Sport, Les Parisiens sukses mengamankan tiket final Liga Champions musim ini setelah menyingkirkan Bayern Munich di babak semifinal dengan keunggulan agregat 6-5. Pada partai final mendatang, Arsenal sudah menanti sebagai lawan tangguh bagi anak asuh Enrique.
Eksistensi PSG di puncak performa tidak lepas dari peran krusial Luis Enrique yang terikat kontrak sebagai juru taktik sejak musim panas 2023 hingga 2027. Di bawah arahannya, tim menunjukkan perkembangan yang signifikan meskipun harus kehilangan pilar utama seperti Kylian Mbappe dan Gianluigi Donnarumma.
Enrique membuktikan kapasitasnya dengan meramu skuat yang kompetitif melalui kehadiran pemain-pemain muda potensial. Nama-nama seperti Barcola dan Doue mulai menunjukkan taji mereka di panggung besar, didukung oleh solidnya duet gelandang Vitinha dan Joao Neves di lini tengah.
Pencapaian bersejarah telah ditorehkan Enrique saat membawa PSG meraih gelar Liga Champions pertama mereka pada musim 2024/2025. Kini, klub asal Paris tersebut berada di ambang mempertahankan status juara bertahan untuk tetap mendominasi Benua Biru.
David Beckham mengungkapkan bahwa keberhasilan Enrique berakar pada etos kerja yang sangat disiplin. Beckham membagikan kisah mengenai komitmen luar biasa sang pelatih yang ia peroleh langsung dari petinggi klub.
"Saya berbicara dengan presiden klub, Nasser Al Khelaifi dan dia mengatakan, tahun pertama Enrique di PSG, dia selalu tidur di tempat latihan," kata Beckham seperti dikutip dari CBS Sports.
Menurut penuturan Beckham, fokus utama Enrique selama ini adalah membangun fondasi tim dan menentukan strategi permainan yang tepat. Pengabdian total ini bahkan sempat membuat Presiden PSG, Nasser Al Khelaifi, merasa terkejut.
"Enrique fokus mengerjakan, bagaimana dia membangun tim dan cara apa yang akan dipakai," ujar Beckham.
Beckham menambahkan bahwa PSG saat ini sedang menikmati hasil manis dari standar tinggi yang diterapkan oleh mantan pelatih Barcelona tersebut. Enrique menginginkan seluruh elemen di dalam timnya memiliki visi dan dedikasi yang setara.
"Etos kerjanya dan apa yang dia inginkan dari timnya, dia ingin mereka semua berada pada level yang sama," jelas Beckham.
Komitmen yang ditunjukkan Enrique dinilai belum pernah terjadi sebelumnya di klub tersebut. Beckham menekankan bahwa sang pelatih sangat menuntut para pemainnya untuk memiliki daya tahan fisik dan semangat juang yang tinggi selama pertandingan berlangsung.
"Presiden Nasser bilang, dia belum pernah melihat pelatih sedidkasi ini," tutur Beckham.
"Enrique jelas menginginkan pemain yang terus berlari dan tidak berhenti. Kini mereka memetik kerja kerasnya," tutup Beckham yang tercatat pernah berseragam PSG pada tahun 2013 silam.