Aktris berbakat Acha Septriasa membawa kabar mengejutkan sekaligus membanggakan bagi industri perfilman Indonesia. Ia secara resmi memulai langkah baru dalam kariernya dengan menjajal peran sebagai sutradara dan produser.
Langkah besar ini ia wujudkan melalui pendirian sebuah rumah produksi bernama Avarta Media. Dalam menjalankan bisnis barunya tersebut, Acha berkolaborasi dengan dua rekannya, Ardi Setiadharma dan Arya Setiadharma.
Debut Acha Septriasa di Balik Layar
Sebagai proyek perdana, Avarta Media tengah mempersiapkan sebuah film berjudul "9 Aku, Love Heals". Film ini memiliki makna spesial karena menjadi debut Acha Septriasa dalam mengarahkan adegan di kursi sutradara.
Acha menjelaskan bahwa pemilihan judul "Love Heals" terinspirasi dari realita kehidupan yang penuh dengan dinamika pasang surut. Melalui film ini, ia ingin mengeksplorasi betapa kompleksnya mewujudkan kasih sayang tanpa syarat atau unconditional love.
Fokus utama film 9 Aku, Love Heals adalah sebagai berikut:
- Mengangkat isu kesehatan mental sebagai tema sentral cerita.
- Menampilkan tokoh utama bernama Wella yang berasal dari Kediri.
- Mengeksplorasi kondisi Dissociative Identity Disorder (DID) atau kepribadian ganda.
- Mengulas dampak trauma masa kecil terhadap perkembangan psikis seseorang.
Film ini berusaha memberikan edukasi bahwa penyembuhan batin dan isu trauma bukanlah hal yang harus dianggap tabu. Acha berharap karyanya bisa menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk lebih peduli pada kesehatan mental.
Proses Produksi dan Pemilihan Pemeran
Aditya Darma, rekan bisnis Acha di Avarta Media, menyatakan bahwa Acha memiliki kebebasan penuh dalam mengelola aspek kreatif. Sebagai sutradara, bintang film My Heart ini diberikan wewenang untuk menentukan sendiri jajaran pemain dan anggota tim produksi.
Keputusan Acha untuk berada di balik layar sebenarnya sudah direncanakan sejak beberapa tahun silam. Ia mengaku sempat merasa gelisah mengenai masa depannya di dunia hiburan sebelum akhirnya menemukan rekan yang tepat.
Berikut adalah perjalanan singkat terbentuknya kerja sama ini:
| Tahapan | Keterangan |
|---|---|
| Awal Mula | Acha memiliki mimpi menjadi sutradara namun belum memiliki wadah. |
| Pertemuan | Bertemu Aditya dan Arya saat terlibat dalam proyek film Qodrat 2. |
| Kesepakatan | Merasakan visi yang sama dan membangun hubungan kekeluargaan yang kuat. |
| Hasil | Resmi mendirikan Avarta Media untuk menyalurkan ide-ide segar. |
Data di atas menunjukkan bahwa kolaborasi ini lahir dari kesamaan visi untuk memberikan warna baru di industri film. Acha merasa keberadaan Avarta Media memberinya keberanian untuk mengeksplorasi ide-ide yang selama ini terpendam.
Proyek Adaptasi Novel Satine
Selain menggarap "9 Aku, Love Heals", Avarta Media juga telah mengantongi rencana proyek besar lainnya. Mereka akan mengadaptasi novel populer karya Ika Natassa yang berjudul "Satine".
Film "Satine" nantinya akan tetap membawa napas emosional yang kuat bagi penontonnya. Ceritanya akan berpusat pada tema-tema mendalam seperti ambisi, pencarian jati diri, hingga proses pemulihan hati dan kisah cinta.
Kehadiran Acha Septriasa sebagai produser dan sutradara diharapkan mampu memberikan sentuhan baru yang lebih intim. Publik kini menantikan bagaimana tangan dingin sang aktris dalam mengemas cerita-cerita tersebut menjadi sebuah karya visual yang menarik.