Pembalap muda asal Malaysia, Hakim Danish, menorehkan prestasi gemilang dengan menyamai pencapaian impresif Veda Ega Pratama pada musim Moto3 2026. Danish sukses mengamankan podium ketiga dalam balapan sengit di Sirkuit Mugello, Italia, pada Minggu (31/5).
Sejak bendera start dikibarkan, Danish yang memulai balapan dari posisi kedua langsung menunjukkan performa luar biasa di barisan depan. Meski persaingan sangat ketat hingga sempat membuatnya terlempar dari lima besar, pembalap tim KTM ini tetap tampil gigih.
Kegigihan tersebut akhirnya membuahkan hasil manis setelah ia berhasil merebut kembali posisi tiga hingga menyentuh garis finis. Pencapaian ini menjadi podium perdana bagi Danish sepanjang kalender balap Moto3 musim 2026.
Perjalanan Performa Hakim Danish Musim 2026
Keberhasilan Danish di GP Italia merupakan puncak dari grafik performanya yang terus meningkat setelah awal musim yang cukup sulit. Dari total tujuh seri yang telah dijalani, ia sempat kesulitan menembus posisi papan atas.
Pada lima seri pembuka, pembalap berusia 18 tahun tersebut konsisten finis di luar jajaran sepuluh besar. Namun, sinyal kebangkitan mulai terlihat saat ia berhasil mengamankan posisi ketujuh pada balapan di Catalunya.
Kerja keras Danish akhirnya terbayar tuntas melalui raihan podium di Mugello, yang sekaligus menyamai rekor podium yang pernah diraih oleh rivalnya dari Indonesia, Veda Ega Pratama.
Berikut adalah rincian hasil podium pada balapan Moto3 Italia 2026:| Posisi | Nama Pembalap | Tim |
|---|---|---|
| 1 | Brian Uriarte | Red Bull KTM |
| 2 | Alvaro Carpe | Red Bull KTM |
| 3 | Hakim Danish | KTM |
Tabel di atas menunjukkan dominasi pembalap asal Spanyol di dua posisi teratas, yang kemudian diikuti oleh Hakim Danish di urutan ketiga. Ketiga pembalap tersebut berhasil mengungguli puluhan rider lainnya dalam persaingan di sirkuit legendaris Italia tersebut.
Aksi Gemilang Veda Ega Pratama
Di sisi lain, pembalap kebanggaan Indonesia, Veda Ega Pratama, juga layak mendapatkan apresiasi tinggi atas perjuangannya. Memulai balapan dari urutan ke-13, Veda mampu merangkak naik dan sempat bersaing ketat dengan Danish di posisi keenam.
Meski sempat mengalami penurunan posisi hingga keluar dari sepuluh besar, pembalap Honda Team Asia ini tidak menyerah begitu saja. Veda terus memberikan tekanan kepada lawan-lawannya hingga akhirnya berhasil finis di peringkat kedelapan.
Sejauh ini, Veda Ega menunjukkan konsistensi yang stabil dengan rutin finis di posisi delapan besar sepanjang musim 2026. Satu-satunya kegagalan Veda dalam meraih poin musim ini terjadi saat ia gagal finis pada seri GP Amerika Serikat.
Catatan terbaik Veda Ega Pratama sendiri adalah ketika ia berhasil naik podium ketiga pada GP Brasil. Dengan hasil di Italia ini, persaingan antara talenta muda Asia Tenggara di ajang Moto3 diprediksi akan semakin memanas pada seri-seri berikutnya.