Daihatsu Resmikan Kelas Industri DOJO di SMK Islam 1 Blitar

Daihatsu Resmikan Kelas Industri DOJO di SMK Islam 1 Blitar
Foto: Ilustrasi Daihatsu Resmikan Kelas Industri DOJO di SMK Islam 1 Blitar.

PT Astra Daihatsu Motor (ADM) meresmikan fasilitas Kelas Industri DOJO di SMK Islam 1 Blitar, Jawa Timur, pada Kamis, 30 April 2026. Langkah ini bertujuan mengasah keterampilan teknis serta budaya industri siswa agar siap menghadapi dunia profesional otomotif global melalui program Pintar Bersama Daihatsu.

Peresmian sarana berlatih ini merupakan bagian dari Gebyar Pintar Bersama Daihatsu 2026, seperti dilansir dari Suara. Fasilitas tersebut dirancang mengikuti standar industri terkini guna memberikan pengalaman studi praktik langsung bagi para siswa dalam lingkungan yang terstandarisasi.

General Affair Division Head PT ADM, Ferry Nugroho, memaparkan bahwa program pendidikan ini telah menjangkau ratusan institusi pendidikan di berbagai wilayah. Fokus utama perusahaan pada periode mendatang adalah memastikan efektivitas pembinaan bagi ekosistem pendidikan dan industri.

"Hingga saat ini program Pintar Bersama Daihatsu telah bekerja sama dengan 445 SMK di seluruh Indonesia, dimana 82 sekolahnya berada di wilayah Jawa Timur, NTB, dan Bali. Jumlah ini mencerminkan semangat kolaborasi yang terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi. Pada periode 2026ÔÇô2027, fokus utama program ini adalah quality, yaitu memastikan pembinaan memberikan dampak nyata bagi sekolah, guru, dan siswa, bahkan berkontribusi kepada industry otomotif." ujar Ferry Nugroho, General Affair Division Head PT ADM.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif swasta dalam memperkuat kurikulum dan fasilitas sekolah. Kemitraan strategis ini dinilai mempercepat penyerapan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai dengan kualifikasi pasar saat ini.

"Kemitraan ini sangat penting dalam meningkatkan relevansi lulusan SMK dengan kebutuhan dunia kerja. Kami mengapresiasi kontribusi Daihatsu dalam penguatan fasilitas, kurikulum, dan budaya industri di sekolah," ungkap Aries Agung Paewai, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur.

Pihak sekolah menyatakan bahwa integrasi standar industri langsung ke dalam lingkungan belajar sangat membantu pengembangan kompetensi murid. Kepala SMK Islam 1 Blitar, Gigih Widiyanto, menekankan pentingnya sarana tersebut untuk menunjang daya saing lulusan.

"Kehadiran fasilitas DOJO menjadi sarana penting bagi siswa untuk belajar sesuai standar industri, sehingga mampu meningkatkan kompetensi dan kesiapan kerja lulusan," kata Gigih Widiyanto, Kepala SMK Islam 1 Blitar.

Selain pembangunan fasilitas fisik, Daihatsu turut menyerahkan donasi mesin produksi sebagai alat peraga pendidikan. Perusahaan juga melakukan sinkronisasi kurikulum agar materi yang diajarkan di kelas tetap relevan dengan perkembangan teknologi otomotif terbaru.

Artikel terkait

Rekomendasi