Tim Nasional (Timnas) Irak secara resmi telah merilis daftar 26 pemain yang akan berjuang di putaran final Piala Dunia 2026. Pengumuman ini disambut dengan antusiasme tinggi karena menandai kembalinya tim berjuluk Singa Mesopotamia tersebut ke panggung dunia setelah penantian panjang selama empat dekade.
Irak terakhir kali berkompetisi di turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat ini pada tahun 1986. Keberhasilan lolos ke edisi 2026 menjadi catatan sejarah yang sangat bermakna bagi perkembangan olahraga di negara tersebut.
Di bawah kepemimpinan pelatih Graham Arnold, susunan skuad Irak mendapat perhatian besar dari para pencinta sepak bola di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh masuknya salah satu nama yang sudah sangat akrab di telinga publik domestik, yaitu Frans Putros.
Frans Putros merupakan bek andalan dari klub raksasa Indonesia, Persib Bandung. Kehadirannya di tim nasional untuk ajang sekelas Piala Dunia tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kompetisi BRI Super League.
Kontribusi Frans Putros dan Kekuatan Lini Belakang
Keputusan Graham Arnold untuk memanggil Frans Putros ke dalam skuad final bukanlah sebuah kebetulan semata. Pemain yang kini menginjak usia 32 tahun tersebut dianggap memiliki kualitas yang mumpuni setelah menunjukkan performa konsisten di level klub.
Bersama Persib Bandung, Putros menjadi sosok krusial di barisan pertahanan saat timnya berhasil mengamankan gelar juara liga. Ia tercatat telah bermain dalam 28 pertandingan dengan sumbangan satu gol serta satu assist bagi tim kebanggaan warga Jawa Barat tersebut.
Putros dikenal sebagai pemain bertahan yang memiliki fleksibilitas tinggi di lapangan hijau. Kemampuannya dalam menjaga sisi kanan pertahanan memberikan rasa aman dan stabilitas yang dibutuhkan oleh tim pelatih Irak.
Kini, bek tangguh ini bersiap untuk membawa pengalamannya dari kompetisi Indonesia ke panggung internasional di Amerika Utara. Ia diharapkan mampu membendung serangan-serangan dari penyerang kelas dunia yang akan dihadapi Irak nantinya.
Kombinasi Pemain Muda dan Bintang Internasional
Selain Frans Putros, sorotan media internasional juga tertuju pada beberapa talenta berbakat lainnya di dalam skuad Irak. Nama Ali Al-Hamadi dari klub Ipswich Town menjadi salah satu pemain yang paling diperhatikan karena statusnya sebagai pionir.
Al-Hamadi telah mencatatkan sejarah baru sebagai pemain asal Irak pertama yang mencicipi kerasnya persaingan di Premier League Inggris. Ketajamannya di lini depan diharapkan bisa menjadi senjata utama bagi Singa Mesopotamia untuk mencuri poin.
Selain itu, terdapat nama Zidane Iqbal yang saat ini membela klub asal Belanda, FC Utrecht. Pemain yang merupakan jebolan akademi Manchester United ini diproyeksikan menjadi pengatur serangan atau motor di lini tengah tim.
Irak juga tetap mengandalkan sosok senior yang sudah teruji ketajamannya, yakni penyerang Aymen Hussein. Penyerang yang membela klub Al-Karma ini merupakan sosok yang sangat berjasa dalam memastikan langkah Irak menuju putaran final.
Aymen Hussein menjadi pahlawan nasional setelah ia berhasil mencetak gol kemenangan dalam laga krusial babak play-off. Golnya memastikan Irak unggul 2-1 atas Bolivia dan mengakhiri penantian panjang mereka selama 40 tahun.
Daftar lengkap 26 pemain Timnas Irak yang akan berlaga di Piala Dunia 2026:
- Penjaga Gawang (Kiper): Fahad Talib, Jalal Hassan (Kapten), Ahmed Basil.
- Pemain Bertahan (Bek): Hussein Ali, Manaf Younis, Ahmed Yahya, Mustafa Saadoon, Zaid Tahseen, Rebin Sulaka, Akam Hashim, Merchas Doski, Zaid Ismail, Frans Putros.
- Pemain Tengah (Gelandang): Amir Al-Ammari, Kevin Yakob, Zidane Iqbal, Aimar Sher, Ibrahim Bayesh, Ahmed Qasem, Youssef Amyn, Marko Farji.
- Pemain Depan (Penyerang): Ali Jassim, Ali Al-Hamadi, Ali Yousef, Aymen Hussein, Mohanad Ali.
Susunan pemain di atas mencerminkan upaya pelatih Graham Arnold untuk menggabungkan pengalaman pemain senior dengan visi bermain para talenta muda. Sinergi antara pemain yang berkarier di Eropa dan liga-liga Asia diharapkan membuahkan hasil positif.
Tantangan Besar di Babak Penyisihan Grup I
Langkah Irak di Piala Dunia 2026 diprediksi tidak akan berjalan dengan mudah karena hasil undian menempatkan mereka di Grup I. Banyak pihak menyebut grup ini sebagai salah satu "grup neraka" karena dihuni oleh tim-tim dengan reputasi besar.
Singa Mesopotamia harus bersaing memperebutkan tiket ke babak selanjutnya melawan raksasa Eropa, Prancis dan Norwegia. Selain itu, mereka juga harus menghadapi kekuatan fisik dan teknik dari wakil Afrika, Senegal.
Pelatih Graham Arnold menyatakan bahwa dirinya merasa sangat antusias menyambut tantangan besar tersebut. Ia memandang pertemuan dengan pemain kelas dunia sebagai kesempatan emas bagi anak asuhnya untuk membuktikan kualitas mereka.
Arnold menegaskan bahwa menghadapi bintang-bintang seperti Kylian Mbappe dan Erling Haaland adalah ujian yang luar biasa. Motivasi para pemain Irak diyakini akan meningkat saat mereka berdiri di satu lapangan yang sama dengan para pesepak bola top dunia tersebut.
Berikut adalah jadwal lengkap pertandingan fase grup yang akan dilakoni oleh Irak:
| Tanggal Pertandingan | Laga Pertandingan | Lokasi Stadion |
|---|---|---|
| 16 Juni 2026 | Irak vs Norwegia | Foxborough, Amerika Serikat |
| 22 Juni 2026 | Prancis vs Irak | Philadelphia, Amerika Serikat |
| 26 Juni 2026 | Senegal vs Irak | Toronto, Kanada |
Jadwal di atas menunjukkan bahwa Irak akan melakukan perjalanan antar-kota dan antar-negara di wilayah Amerika Utara selama fase grup berlangsung. Persiapan fisik dan mental akan menjadi kunci utama bagi Frans Putros dan kawan-kawan agar tetap bugar.
Dengan komposisi pemain yang solid dan semangat juang yang tinggi, Irak berharap bisa menjadi tim kejutan di turnamen ini. Dukungan penuh dari masyarakat Irak dan juga para penggemar sepak bola di Asia akan menjadi tambahan energi bagi mereka di setiap pertandingan.
Lolosnya Irak ke Piala Dunia kali ini juga dipandang sebagai sebuah inspirasi besar oleh Presiden AFC. Perjuangan para pemain di tengah berbagai kendala membuktikan bahwa dedikasi tinggi mampu membawa sebuah negara kembali ke puncak prestasi sepak bola dunia.