Kendaraan niaga jenis pikap dalam kondisi bekas masih menjadi primadona bagi para konsumen, khususnya para pelaku usaha yang memerlukan armada angkut dengan modal lebih ekonomis. Kemampuan daya angkut yang besar menjadi alasan utama kendaraan ini tetap diburu.
Selain fungsionalitasnya, operasional pikap bekas dianggap lebih menguntungkan karena biaya perawatannya yang cenderung lebih terjangkau dibandingkan jenis kendaraan niaga lainnya. Beberapa model populer yang mendominasi pasar saat ini meliputi Suzuki Carry, Daihatsu Gran Max, dan Mitsubishi L300.
Dilansir dari Otomotif, pantauan pada sejumlah platform jual beli mobil bekas daring menunjukkan variasi harga yang kompetitif berdasarkan tahun produksi dan model kendaraan per Jumat (8/5/2026).
| Model Kendaraan | Tahun Produksi | Estimasi Harga |
|---|---|---|
| Suzuki Carry | 2018ÔÇô2022 | Rp 99 jutaan - Rp 125 jutaan |
| Daihatsu Gran Max | 2016ÔÇô2022 | Rp 85 jutaan - Rp 125 jutaan |
| Mitsubishi L300 | 2015ÔÇô2021 | Rp 134 jutaan - Rp 165 jutaan |
| Toyota Hilux | 2012ÔÇô2020 | Rp 135 jutaan - Rp 380 jutaan |
| Isuzu Traga | 2020ÔÇô2022 | Rp 149 jutaan - Rp 215 jutaan |
Penting untuk dicatat bahwa angka-angka tersebut tidak bersifat kaku. Nominal harga dapat mengalami perbedaan yang dipengaruhi oleh faktor kondisi unit, jarak tempuh atau odometer, kelengkapan dokumen surat-surat, hingga lokasi di mana kendaraan tersebut dijual.
Calon pembeli diingatkan untuk melakukan inspeksi secara mendalam sebelum melakukan transaksi. Pengecekan menyeluruh sebaiknya mencakup sektor mesin, kondisi sasis, hingga bagian kaki-kaki kendaraan.
Pastikan juga unit yang akan dibeli tidak memiliki rekam jejak penggunaan beban berlebih atau overload dalam durasi yang panjang. Hal ini krusial untuk menjamin ketahanan struktur kendaraan saat digunakan kembali untuk menunjang kegiatan operasional bisnis.