Ketersediaan unit mobil listrik bekas di Indonesia pada periode Mei 2026 menunjukkan keberagaman yang signifikan dengan penawaran harga yang semakin kompetitif. Konsumen kini memiliki pilihan mulai dari tipe citycar, SUV, hingga kategori MPV berkapasitas tujuh penumpang.
Berdasarkan data yang dihimpun dari platform jual-beli kendaraan daring, dilansir dari Otomotif, Wuling Air ev tetap mendominasi sebagai opsi paling ekonomis bagi calon pembeli. Penurunan nilai depresiasi membuat mobil kompak ini kian diminati di pasar sekunder.
Untuk unit Wuling Air ev tipe Standard Range rakitan tahun 2022, harga pasarannya kini menyentuh angka Rp 95 juta. Sementara itu, varian Long Range pada tahun produksi yang sama dibanderol di kisaran Rp 125 juta.
Nilai tersebut terpaut jauh dibandingkan kondisi unit baru yang masing-masing masih dipasarkan pada level Rp 214 juta dan Rp 251 juta. Popularitas model ini didukung oleh catatan penjualan yang telah melampaui 14.000 unit sejak debutnya pada September 2022.
Bagi konsumen yang memerlukan ruang kabin lebih lapang, Hyundai Ioniq EV tahun produksi 2020 kini tersedia dengan harga sekitar Rp 195 juta. Model ini menjadi jembatan bagi mereka yang mengincar dimensi kendaraan lebih besar namun dengan anggaran terbatas.
Opsi untuk kendaraan dengan usia lebih muda juga mulai bermunculan, seperti Neta X varian Supreme tahun 2024 yang dipasarkan seharga Rp 250 juta. Selain itu, terdapat BYD M6 Superior tahun 2024 yang ditawarkan di kisaran Rp 329 juta.
Selisih harga pada model BYD M6 ini cukup menarik mengingat harga unit barunya per Mei 2026 mencapai Rp 423 juta. Hal ini mencerminkan dinamika harga yang terjadi pada kendaraan listrik usia muda di pasar Indonesia.
Pada segmen premium, Hyundai Ioniq 5 Signature Long Range tahun 2022 mengalami penyesuaian harga di rentang Rp 379 juta hingga Rp 404 jutaan. Sebagai perbandingan, harga unit baru melalui situs resmi perusahaan masih bertahan di angka Rp 809 juta.
Beberapa jenis mobil listrik berbasis baterai lainnya terpantau belum tersedia secara luas di pasar kendaraan bekas. Kondisi ini terjadi karena mayoritas model tersebut baru saja diluncurkan dan belum melewati siklus pergantian kepemilikan pertama.
| Model Kendaraan | Tahun Produksi | Estimasi Harga Bekas |
|---|---|---|
| 2022 | Rp 95 juta | 2022 |
| Rp 125 juta | 2020 | Rp 195 juta |
| 2024 | Rp 250 juta | 2024 |
| Rp 329 juta | 2022 | Rp 379 juta - Rp 404 juta |