Pada bulan Mei 2026, pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos). Masyarakat yang terdaftar sebagai penerima diimbau untuk segera mengecek status penerimaan agar tidak terlewat pencairannya. Kementerian Sosial meningkatkan efisiensi penyaluran bansos dengan pemanfaatan teknologi digital.
Dalam usaha ini, kerja sama lintas sektor terus dilakukan untuk memastikan data penerima lebih akurat. Walaupun digitalisasi telah mencapai 80 persen, kendala berupa sinkronisasi dan kelengkapan data masih ditemukan di beberapa instansi. Oleh karena itu, pembaruan data dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTSEN) menjadi langkah krusial untuk membantu bansos tepat sasaran.
Daftar Bansos yang Cair Mei 2026
Berikut adalah beberapa program bantuan sosial yang mulai dicairkan pada bulan Mei 2026:
- Program Keluarga Harapan (PKH): Program ini memberikan bantuan tunai kepada keluarga miskin dan rentan dalam empat tahap setiap tahun. Tahap kedua disalurkan pada bulan Mei. Besaran bantuan adalah:
- Ibu hamil atau nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Anak SD: Rp225.000 per tahap (Rp900.000 per tahun)
- Anak SMP: Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000 per tahun)
- Anak SMA: Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000 per tahun)
- Lansia: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
- Disabilitas berat: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap (Rp10.800.000 per tahun)
- Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT): Program ini memberikan saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong. Pencairan dilakukan setiap tiga bulan dan Mei termasuk dalam tahap kedua.
- Program Indonesia Pintar (PIP): Bantuan pendidikan untuk siswa dari keluarga kurang mampu. Besaran bantuan bervariasi mulai dari Rp225.000 hingga Rp1.800.000 per tahun, tergantung jenjang pendidikan.
- Bansos Beras 10 Kg: Program ini menyuplai beras kepada masyarakat rentan untuk mendukung ketahanan pangan. Distribusinya tidak serentak dan bergantung pada kemampuan distribusi di daerah masing-masing.
- PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK): Bantuan berupa pembiayaan iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp42.000 per orang per bulan. Penerima mendapatkan akses layanan kesehatan gratis sesuai ketentuan yang berlaku.
Cara Cek Status Penerima Bansos Mei 2026
Pembaruan data dalam DTSEN dapat mempengaruhi status penerimaan bantuan dibandingkan periode sebelumnya. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk melakukan pengecekan mandiri melalui berikut:
Cara Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos:- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi dan pilih "Buat Akun". Isi data pribadi seperti NIK, nomor KK, dan nama lengkap.
- Unggah foto KTP dan swafoto untuk verifikasi.
- Setelah email terverifikasi, masuk ke menu Profil untuk melihat status penerimaan bansos.
Cara Cek Lewat Website Kemensos:
- Kunjungi situs cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih wilayah mulai dari provinsi hingga desa, masukkan nama lengkap sesuai KTP, dan ketikkan kode captcha. Klik "Cari Data" untuk melihat status penerimaan bansos.
Pengecekan secara berkala sangat disarankan agar Anda tetap mendapatkan informasi terbaru mengenai pencairan bansos. Dengan data yang diperbarui, peluang menerima bantuan tepat sasaran semakin besar.
Sumber Referensi: tirto.id