Penyanyi asal Amerika Serikat, David Anthony Burke alias D4vd, ditangkap oleh Kepolisian Los Angeles (LAPD) pada Jumat (17/4/2026) atas dugaan pembunuhan terhadap remaja bernama Celeste Rivas Hernandez. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari penemuan jasad korban di dalam bagasi mobil Tesla milik musisi tersebut pada September 2025.
Dilansir dari Detikcom, Divisi Perampokan-Pembunuhan LAPD mengonfirmasi bahwa penyanyi berusia 21 tahun itu kini ditahan tanpa jaminan. Status hukum D4vd sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka sejak November 2025, setelah proses penyelidikan intensif dilakukan oleh pihak berwenang terhadap kematian Hernandez.
Kronologi bermula pada September 2025 ketika petugas kepolisian menemukan mobil Tesla milik D4vd yang mengeluarkan aroma tidak sedap. Saat pemeriksaan dilakukan, petugas menemukan jasad Celeste Rivas Hernandez yang sudah dalam kondisi membusuk di dalam bagasi, dan diduga telah meninggal dunia jauh sebelum ditemukan.
Penyelidikan internal menunjukkan kemungkinan keterlibatan lebih jauh dari musisi tersebut dalam menangani jasad korban. Pihak kepolisian sempat berdiskusi dengan NBC4 Investigates terkait dugaan bahwa D4vd turut serta dalam proses mutilasi serta pembuangan mayat remaja tersebut untuk menutupi jejak.
Keluarga korban menyatakan bahwa Hernandez memang mengenal sang penyanyi sebelum dilaporkan hilang. Adik laki-laki Rivas menjelaskan kepada NBC Los Angeles pada awal 2025 bahwa korban terakhir kali diketahui sedang dalam perjalanan untuk menonton film bersama D4vd sebelum akhirnya hilang kontak sepenuhnya.
Berdasarkan keterangan sang ibu kepada penyidik, Rivas sempat mengaku memiliki kekasih bernama David sebelum menghilang pada Mei 2024. Meskipun jasad ditemukan di mobilnya, D4vd mengklaim tidak mengetahui keberadaan mayat tersebut karena sedang menjalani tur musik saat kendaraan miliknya mulai dicurigai oleh warga dan polisi.
Setelah berita mengenai penemuan mayat di bagasi mobilnya mencuat ke publik, D4vd langsung membatalkan sejumlah jadwal penampilan panggungnya. Saat ini, sang musisi harus menghadapi proses hukum lebih lanjut di Los Angeles untuk mempertanggungjawabkan tuduhan pembunuhan tersebut.