Crystal Palace Cetak Sejarah Raih Trofi Juara Conference League

Crystal Palace Cetak Sejarah Raih Trofi Juara Conference League
Foto: Ilustrasi Crystal Palace Cetak Sejarah Raih Trofi Juara Conference League.

Klub Premier League, Crystal Palace, berhasil mengukir catatan sejarah baru yang sangat membanggakan di panggung Eropa. Seperti diberitakan oleh Suara, tim ini sukses merengkuh trofi juara dalam kompetisi Conference League untuk pertama kalinya sepanjang sejarah klub berdiri.

Pencapaian fantastis pada musim debut mereka di Benua Biru ini dipastikan setelah mengandaskan perlawanan wakil Spanyol, Rayo Vallecano. Laga final yang bersejarah tersebut dihelat di kota Leipzig, Jerman.

Penjaga gawang utama, Dean Henderson, menjadi salah satu pilar krusial di balik kesuksesan besar tersebut. Keberhasilan ini sekaligus menyejajarkan nama kiper asal Inggris itu ke dalam daftar elite kapten Crystal Palace yang pernah mengangkat trofi mayor.

Meskipun baru dipercaya mengemban ban kapten sejak bulan Januari lalu, Henderson memilih untuk memberikan apresiasi setinggi langit atas kegigihan seluruh rekan setimnya. Langkah Crystal Palace untuk bisa menggenggam trofi Conference League memang dilalui lewat jalan yang sangat panjang.

Partai puncak kontra Rayo Vallecano tercatat menjadi laga ke-17 mereka di kompetisi Eropa musim ini. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi laga ke-60 yang dijalani skuad Palace di semua ajang kompetisi.

Henderson mengaku sangat terkesima dengan determinasi tinggi yang ditunjukkan oleh armada Palace sepanjang musim berjalan, meski sempat diwarnai periode-periode sulit.

"Orang-orang ini, sungguh, mereka luar biasa bagi saya. Malam ini sangat spesial. Jelas ini pertandingan ke-60 kami dan mereka terus berlari sepanjang tahun," kata Henderson kepada TNT Sports.

"Kami mengalami beberapa masa sulit sepanjang musim, tetapi di malam seperti ini para pemain menunjukkan kualitas mereka."

"Ini benar-benar luar biasa. Anda tidak boleh menyerah dan ini adalah momen spesial bersama orang-orang spesial juga," imbuhnya.

Ketenangan di Bawah Mistar Gawang

Sepanjang jalannya partai final, Henderson sebenarnya tidak terlalu banyak mendapatkan ujian berat dari barisan penyerang lawan. Kendati demikian, ia tetap memperlihatkan ketenangan tingkat tinggi dan sukses mengomandoi barisan pertahanan Palace dengan sangat rapi.

Eks kiper Man United tersebut mengakui bahwa kemenangan di laga final ini bagaikan sebuah kelegaan yang luar biasa besar setelah memikul tekanan yang begitu berat.

"Rasanya campuran berbagai emosi. Rasanya seperti beban terangkat dari pundak Anda karena tentu saja Anda ingin memberikan hasil ketika berada di bawah tekanan. Saya tidak pernah ragu para pemain akan melakukannya hari ini," ucap Henderson.

"Saya rasa kami sempat menyia-yaniakan beberapa peluang, tetapi syukurlah hasilnya berpihak kepada kami. Tim terbaik pantas menang dan saya pikir kami memang lebih baik malam ini," sambung kapten Palace tersebut.

Kado Perpisahan Indah untuk Oliver Glasner

Keberhasilan memenangi trofi kancah Eropa ini juga dipandang Henderson sebagai kado perpisahan yang sangat manis bagi sang manajer, Oliver Glasner. Ia meyakini bahwa segala jerih payah serta kerja keras skuad asuhan Glasner sejak musim kompetisi lalu kini telah terbayar lunas.

"Kami mendapatkan kembali apa yang pantas kami dapatkan sejak musim lalu. Ini seperti dongeng," ujar Henderson.

Sembari menikmati perayaan juara bersama keluarga tercinta yang turut hadir langsung di Jerman, Henderson berkomitmen untuk meresapi setiap detik dari momen bersejarah ini.

"Kenangan ini akan bertahan seumur hidup. Keluarga saya juga ada di sini. Ini luar biasa. Saya hanya mencoba menikmati semuanya," kata Henderson.

Artikel terkait

Rekomendasi