Cremonese Terperosok ke Zona Degradasi Serie A Usai Lecce Imbang

Cremonese Terperosok ke Zona Degradasi Serie A Usai Lecce Imbang
Foto: Ilustrasi Cremonese Terperosok ke Zona Degradasi Serie A Usai Lecce Imbang.

Posisi Cremonese di klasemen sementara Serie A 2025-2026 terpaksa melorot ke zona degradasi. Situasi ini terjadi setelah pertandingan antara Verona melawan Lecce berakhir dengan skor kacamata 0-0.

Duel yang berlangsung di Stadion Marcantonio Bentegodi pada Minggu, 26 April 2026 dini hari WIB tersebut menjadi pukulan bagi klub yang diperkuat Emil Audero Mulyadi. Dilansir dari Bola, hasil imbang ini justru menguntungkan bagi Lecce.

Lecce kini naik ke peringkat 17 dan berhasil menggusur posisi Cremonese. Sebelumnya, Cremonese harus menelan pil pahit setelah tumbang dengan skor telak 0-4 saat menghadapi Napoli.

Hasil tersebut memberikan sedikit ruang napas bagi Lecce untuk menjaga asa bertahan di kompetisi kasta tertinggi Italia musim depan. Sebaliknya, kondisi ini menjadi alarm bahaya bagi Cremonese yang sempat bersaing di papan atas pada awal musim.

Pelatih Cremonese, Marco Giampaolo, mengungkapkan kekecewaannya atas kekalahan besar dari Napoli di pekan ke-34 tersebut. Meski mengakui ketangguhan lawan, ia menyoroti kesalahan-kesalahan fatal yang berujung gol.

Giampaolo tetap optimistis timnya mampu bangkit dalam sisa laga musim ini demi bertahan di Serie A. Ia menekankan bahwa faktor mental akan menjadi penentu utama bagi tim untuk tetap berada di kompetisi teratas.

"Seperti yang saya katakan kepada para pemain di hari pertama saya di sini, tim yang paling kuat secara mental, bukan secara teknis, akan bertahan," ujar Giampaolo.

Eks pelatih AC Milan itu kini fokus penuh untuk mempersiapkan tim menghadapi laga krusial berikutnya melawan Lazio. Ia meminta anak asuhnya untuk segera melakukan reset mental dan memulai kembali perjuangan.

"Kita perlu mengatur ulang dan memulai dari awal. Kita memiliki kesempatan dan peluang lain di depan kita," tutur Giampaolo dikutip dari situs resmi klub.

"Kami membayar mahal atas kesalahan individu, keunggulan lawan, dan gol cepat. Sekarang kita perlu bangkit kembali, dengan fokus penuh sejak awal," sambungnya.

Aksi Gemilang Emil Audero di Bawah Mistar

Di tengah hasil buruk tim, performa Emil Audero justru mendapatkan apresiasi tinggi dari media Italia. Tutto Cremonese memuji penampilan kiper Timnas Indonesia tersebut yang dinilai tampil luar biasa saat melawan Napoli.

Meskipun gawangnya kebobolan empat kali, Emil melakukan sejumlah penyelamatan penting yang mencegah skor menjadi lebih mencolok. Salah satu aksi heroiknya adalah menggagalkan eksekusi penalti Scott McTominay.

"Beberapa penyelamatan bagus dan satu penalti yang berhasil digagalkan membuat selisih skor tidak terlalu besar," tulis Tutto Cremonese.

Media tersebut memberikan rating 6,5 kepada Emil, yang merupakan nilai tertinggi di skuat Cremonese pada laga itu. Tercatat, ia membukukan enam penyelamatan krusial dari upaya McTominay dan Rasmus Hojlund.

Ketenangan Emil Audero di bawah mistar gawang menjadi sorotan utama, terutama pada babak kedua. Sepanjang pertandingan, ia tercatat melakukan 52 kali sentuhan dengan akurasi umpan yang mencapai angka 63 persen.

Kini, Cremonese harus berjuang keras di empat laga sisa melawan Lazio, Pisa, Udinese, dan Como 1907. Sementara itu, Lecce dijadwalkan akan bertemu dengan Pisa, Juventus, Sassuolo, serta Genoa.

Artikel terkait

Rekomendasi