Como 1907 Pastikan Tiket Kompetisi Eropa Usai Tekuk Hellas Verona

Como 1907 Pastikan Tiket Kompetisi Eropa Usai Tekuk Hellas Verona
Foto: Ilustrasi Como 1907 Pastikan Tiket Kompetisi Eropa Usai Tekuk Hellas Verona.

Como 1907 asuhan Cesc Fabregas resmi mengamankan tiket kompetisi antarklub Eropa musim depan setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Hellas Verona di Stadion Marcantonio Bentegodi pada Minggu (10/5/2026). Hasil tersebut memastikan klub milik pengusaha Indonesia ini finis di posisi enam besar klasemen Liga Italia 2025-2026.

Dilansir dari Bola, pencapaian bersejarah ini membuat Como berpeluang tampil di Liga Champions atau Liga Europa musim mendatang. Saat ini, klub tersebut menempati peringkat keenam dengan perolehan 65 poin, hanya terpaut dua angka dari AC Milan yang menduduki zona akhir Liga Champions di posisi keempat.

Dengan sisa dua pertandingan di kompetisi Liga Italia, skuad asuhan Fabregas masih memiliki kesempatan untuk menembus posisi empat besar. Namun, tantangan besar menanti manajemen klub terkait kelayakan Stadion Giuseppe Sinigaglia yang belum memenuhi standar regulasi UEFA untuk kompetisi tingkat benua.

Berdasarkan inspeksi pada April lalu, UEFA menyoroti penggunaan struktur perancah pada tribune lengkung stadion yang melanggar aturan fondasi penahan beban permanen. Muncul kabar bahwa manajemen Como mempertimbangkan opsi untuk menyewa Stadion Mapei milik Sassuolo sebagai markas sementara di ajang Eropa musim depan.

Wali Kota Como, Alessandro Rapinese, menyatakan keyakinannya bahwa Stadion Giuseppe Sinigaglia akan siap memenuhi standar yang ditetapkan tepat pada waktunya. Ia menegaskan bahwa kapasitas penonton telah meningkat signifikan dari 4.900 menjadi 12 ribu kursi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

"Yang kurang hanyalah waktu, tetapi kami yakin bisa menyelesaikannya. Dalam tiga tahun kami meningkat dari 4.900 menjadi 12 ribu kurs," kata Alessandro Rapinese, Wali Kota Como.

Pemerintah setempat berencana melakukan renovasi besar-besaran yang mencakup akses pemain, tribune pers, area parkir, hingga fasilitas kendaraan siaran televisi. Rapinese membandingkan potensi infrastruktur mereka dengan stadion milik klub Norwegia untuk memotivasi percepatan perbaikan fasilitas.

"Kami melihat stadion Bodo/Glimt di televisi. Kami bisa membuat yang lebih baik," tutur Alessandro Rapinese, Wali Kota Como.

Terkait status stadion yang merupakan bagian dari sejarah arsitektur, Rapinese menegaskan komitmennya untuk menjaga nilai estetika bangunan selama proses pengerjaan teknis berlangsung. Ia menekankan pentingnya kualitas pekerjaan mengingat status gedung tersebut yang dilindungi.

"Stadion ini adalah monumen Rasionalisme yang dilindungi. Kami harus bekerja dengan baik," ujar Rapinese, Wali Kota Como.

Mengenai kekhawatiran dampak kerumunan massa saat pertandingan besar, sang wali kota menilai wilayahnya sudah terbiasa menangani lonjakan wisatawan dalam jumlah masif setiap pekannya. Ia membandingkan volume turis harian di Como dengan penonton laga besar sepak bola dunia.

"Dampak pertandingan tidak membuat kami khawatir. Pada akhir pekan cerah biasa, kami menerima 200 ribu wisatawan per hari, lebih dari dua kali jumlah penonton pertandingan Real Madrid melawan Barcelona," ucap Rapinese, Wali Kota Como.

Artikel terkait

Rekomendasi