Claudio Ranieri menyatakan kesiapannya untuk mengemban tanggung jawab baru bersama Timnas Italia, baik sebagai pelatih maupun direktur, jika mendapat tawaran resmi dari federasi.
Kesiapan ini diutarakan Ranieri setelah ia memutuskan untuk meninggalkan posisinya sebagai konsultan di klub AS Roma, seperti dikutip dari Suara.
Kehadiran pelatih berpengalaman tersebut sangat diharapkan oleh publik sepak bola Italia untuk membangkitkan performa tim nasional yang sempat terpuruk.
Gli Azzurri sebelumnya mencatatkan rekor buruk dengan gagal lolos ke putaran final Piala Dunia dalam tiga edisi secara berturut-turut.
Pernyataan ini disampaikan Ranieri kepada Sky Sport Italia saat menghadiri acara Gianni Di Marzio Awards guna membahas rencana masa depannya di dunia sepak bola.
Ranieri mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya pernah mendapatkan tawaran untuk menangani Timnas Italia pada masa lalu namun terpaksa menolaknya.
Penolakan tersebut dilakukan karena saat itu ia masih terikat kontrak profesional dan memiliki tanggung jawab pekerjaan di AS Roma.
"Saya pernah mengatakan tidak kepada Italia sebelumnya karena saya masih memiliki pekerjaan di Roma dan tidak bisa menjalani dua pekerjaan sekaligus," kata Ranieri.
Ia menegaskan bahwa situasi saat ini sudah sangat berbeda karena statusnya yang sedang bebas tugas dari klub manapun.
"Sekarang saya sedang bebas, jadi jika ada yang menelepon, kenapa tidak? Jangan pernah berkata tidak mungkin," lanjutnya.
Sikap Terhadap Panggilan Negara
Mengenai peran spesifik yang akan diambil, pelatih kawakan ini mengaku tidak terlalu mempermasalahkan posisi teknis di dalam struktur kepelatihan nantinya.
Baginya, panggilan untuk mengabdi pada negara merupakan sebuah kehormatan yang tidak bisa diabaikan begitu saja oleh seorang profesional sepak bola.
"Saya tidak tahu, ketika negara Anda memanggil, Anda mengatakan ya dan itu saja," imbuhnya.
Saat ini, posisi pelatih permanen Timnas Italia masih kosong setelah berakhirnya masa kepemimpinan Gennaro Gattuso di kursi kepelatihan.
Untuk sementara waktu, skuat Gli Azzurri berada di bawah arahan Silvio Baldini yang menjabat sebagai pelatih interim federasi.