Tim bulu tangkis putra China berhasil mengamankan gelar juara Piala Thomas 2026 setelah menundukkan tim Perancis dengan skor 3-1 pada partai final yang berlangsung di Forum Horsens, Denmark, Minggu (3/5/2026). Kemenangan ini sekaligus mengukuhkan posisi China sebagai kekuatan dominan di turnamen tersebut.
Dilansir dari Kompas, keberhasilan di edisi 2026 ini menambah koleksi trofi China menjadi 12 gelar juara Piala Thomas. Jumlah tersebut menempatkan mereka sebagai negara tersukses kedua dalam sejarah turnamen ini, tepat di bawah Indonesia yang mengoleksi 14 gelar juara.
Dominasi China terlihat sejak partai pembuka melalui tunggal putra nomor satu dunia, Shi Yu Qi. Meskipun mendapatkan perlawanan sengit dari wakil Perancis, Shi Yu Qi berhasil menyumbangkan poin pertama bagi timnya lewat pertarungan tiga set yang ketat.
Perancis sempat menyamakan kedudukan melalui penampilan Alex Lanier di partai kedua yang sukses menumbangkan Li Shi Feng. Namun, harapan Perancis untuk mencetak sejarah lebih jauh terhambat setelah tunggal ketiga mereka, Toma Junior Popov, kalah dalam duel dramatis melawan Weng Hong Yang.
Gelar juara bagi China akhirnya dipastikan pada partai keempat oleh pasangan ganda putra He Ji Ting/Ren Xiang Yu. Mereka berhasil mengalahkan pasangan Eloi Adam/Leo Rossi dalam dua set langsung guna menyegel kemenangan mutlak bagi skuad Negeri Tirai Bambu.
Sementara itu, Indonesia mencatatkan pencapaian terendah sepanjang sejarah partisipasi mereka setelah tersingkir di babak fase grup. Langkah tim Merah Putih terhenti di Grup D akibat kekalahan telak 1-4 dari Perancis pada pertandingan terakhir babak penyisihan.
| Partai | Pertandingan | Skor |
|---|---|---|
| Tunggal Putra 1 | Shi Yu Qi vs Christo Popov | 21-16, 16-21, 21-17 |
| Tunggal Putra 2 | Li Shi Feng vs Alex Lanier | 13-21, 10-21 |
| Tunggal Putra 3 | Weng Hong Yang vs Toma Junior Popov | 22-20, 20-22, 21-19 |
| Ganda Putra 1 | He Ji Ting/Ren Xiang Yu vs Eloi Adam/Leo Rossi | 21-13, 21-16 |