Produsen otomotif asal China, Chery, berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi atau production hub guna memperkuat operasional bisnis di kawasan Asia Tenggara. Komitmen investasi tersebut didorong oleh volume penjualan yang terus meningkat serta potensi demografi Indonesia yang besar, pada Selasa (29/4/2026).
Rencana ekspansi ini menempatkan Indonesia tidak hanya sebagai pasar penjualan, tetapi juga sebagai pilar produksi masa depan bagi pabrikan tersebut. Sebagaimana dilansir dari Otomotif, langkah ini diambil dengan mempertimbangkan karakter populasi Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia.
President Director Chery Group Indonesia, Zeng Shuo, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas produksi lokal merupakan konsekuensi logis dari pertumbuhan bisnis perusahaan di pasar domestik. Pihaknya melihat profil konsumen Indonesia yang didominasi generasi muda sebagai peluang strategis yang menjanjikan.
"Ketika volume penjualan meningkat, kami tentu akan membangun produksi lokal. Kami melihat Indonesia sebagai pasar yang sangat menjanjikan di masa depan, mengingat jumlah penduduknya yang merupakan terbesar keempat di dunia, serta didominasi oleh generasi muda," ujar Zeng Shuo, President Director Chery Group Indonesia.
Pihak manajemen menilai bahwa karakter demografi menjadi alasan fundamental di balik keseriusan perusahaan menggarap pasar Indonesia. Populasi usia muda dianggap memiliki peran vital dalam mengadopsi teknologi otomotif terbaru, termasuk kendaraan energi baru.
"Generasi muda selalu kami lihat sebagai masa depan. Karena itu, kami memandang Indonesia sebagai negara yang sangat potensial," kata Zeng Shuo, President Director Chery Group Indonesia.
Selain faktor pasar, dukungan regulasi dari pemerintah terhadap industri otomotif dan program elektrifikasi menjadi daya tarik tambahan bagi investor global. Chery berambisi mengintegrasikan operasionalnya dengan tren manufaktur global yang mulai melirik Indonesia sebagai hub kawasan.
"Kami juga optimistis ke depan, dan ingin menjadikan Indonesia sebagai basis produksi (production hub) bagi Chery," ujar Zeng Shuo, President Director Chery Group Indonesia.
Realisasi basis produksi ini diprediksi akan memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional melalui penyerapan tenaga kerja dan peningkatan nilai investasi. Hingga saat ini, Chery terus memantau perkembangan pasar untuk menentukan tahapan pembangunan fasilitas manufaktur tersebut.