Chelsea harus menerima kenyataan pahit setelah ditumbangkan oleh Manchester City pada partai pamungkas Piala FA 2025/2026. Kekalahan tersebut membuat klub berjuluk The Blues itu menorehkan sebuah rekor negatif di panggung domestik.
Pertandingan penentu antara Chelsea melawan Man City diselenggarakan di Stadion Wembley, London, pada Sabtu (16/5/2026) malam WIB. Dilansir dari Detik Sport, laga tersebut berakhir dengan skor 0-1 untuk keunggulan City.
Hasil minor ini memastikan Chelsea selalu menelan kekalahan dalam empat kesempatan terakhir mereka di final Piala FA. Kegagalan memenangi empat laga final Piala FA secara berturut-turut menjadi catatan terburuk dalam sejarah sepakbola Inggris.
Klub London Barat ini terakhir kali mengangkat trofi Piala FA pada musim 2017/2018 ketika masih berada di bawah asuhan Antonio Conte. Setelah momen tersebut, mereka sukses melangkah ke final pada musim 2019/2020, 2020/2021, 2021/2022, dan 2025/2026, namun semuanya berakhir dengan kekalahan.
Jika dihitung secara keseluruhan, Chelsea sudah mengalami kekalahan dalam tujuh laga final domestik berturut-turut sejak kejayaan mereka delapan tahun lalu. Selain empat hasil buruk di Piala FA, mereka juga kebobolan momentum di tiga final Carabao Cup terakhir pada tahun 2019, 2022, dan 2024.
Dampak Terhadap Peluang Kompetisi Eropa
Hasil negatif di Stadion Wembley ini sekaligus menutup salah satu kesempatan Chelsea untuk mengamankan tiket menuju kompetisi Eropa. Harapan skuad yang diperkuat Enzo Fernandez tersebut kini sepenuhnya bergantung pada posisi akhir di kompetisi liga.
Langkah melalui jalur kompetisi domestik ini dipastikan tidak akan berjalan mudah bagi anak-asuh Stamford Bridge. Chelsea saat ini masih tertahan di peringkat kesembilan klasemen Liga Inggris dengan mengoleksi 49 poin dari 36 pertandingan, serta terpaut jarak dua angka dari zona Eropa.