Tottenham Hotspur menelan kekalahan 1-2 dari Chelsea dalam pertandingan lanjutan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge pada Rabu, 20 Mei 2026 dini hari WIB. Hasil minor ini membuat posisi tim asuhan Roberto De Zerbi masih belum aman dari ancaman degradasi musim ini.
Seperti dilansir dari Detik Sport, dua gol kemenangan tim tuan rumah masing-masing dicetak oleh Enzo Fernandez dan Andrey Santos. Sementara itu, kubu London Utara hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui aksi penyerang mereka, Richarlison.
Secara statistik, armada Roberto De Zerbi sebenarnya mendominasi jalannya laga dengan mencatatkan 56 persen penguasaan bola. Kendati demikian, efektivitas serangan mereka terbilang rendah karena hanya melepaskan delapan kali percobaan, kalah satu angka dari jumlah tembakan Chelsea.
Kekalahan ini menahan posisi The Lilywhites di peringkat ke-17 klasemen sementara dengan koleksi 38 poin. Jumlah tersebut membuat mereka kini hanya terpaut dua angka dari West Ham United yang berada di zona merah.
Mantan penjaga gawang Tottenham Hotspur, Paul Robinson, memberikan kritik tajam atas performa tidak efektif yang ditunjukkan oleh tim tamu dalam pertandingan tersebut. Dirinya menilai para pemain kurang berjuang keras untuk menumbangkan Chelsea.
"Malam ini Tottenham sama sekali tidak layak mendapatkan apa-apa. Melihat bagaimana cara mereka bermain pada babak pertama, mereka tampak kesulitan dan kehabisan napas pada babak kedua," kata Robinson seperti dikabarkan BBC.
Robinson menyoroti bagaimana skema permainan di menit-menit akhir pertandingan menjadi cerminan buruknya performa tim secara keseluruhan, terutama performa dari Mathys Tel.
"Skema permainan terakhir di laga tadi merangkum semuanya. Mathys Tel tampil sangat buruk. Dia mendapatkan dua peluang di tiang jauh pada masa injury time. Itu adalah kesempatan emas untuk mengirimkan bola ke dalam kotak penalti yang dipenuhi pemain berjersey kuning-tetapi operannya justru berakhir di pelukan penjaga gawang. Terlalu banyak pilihan yang buruk, terlalu banyak keputusan yang salah." kata Robinson.
Ia juga menambahkan bahwa konsistensi performa yang sebelumnya mulai terbangun di bawah arahan De Zerbi justru mendadak hilang dalam laga bertajuk derbi London ini.
"Performa apik yang ditunjukkan akhir-akhir ini di bawah asuhan Roberto de Zerbi sama sekali tidak terlihat malam ini. Chelsea tidak perlu melakukan terlalu banyak hal. Mereka memegang kendali di sebagian besar jalannya pertandingan." cetus Robinson.
Menurut Robinson, tim tamu hanya sesekali saja memperlihatkan determinasi serangan yang membahayakan lini pertahanan lawan.
"Spurs sempat menunjukkan intensitas serangan yang menjanjikan secara sekilas, tetapi mereka tidak berbuat cukup banyak malam ini," kata dia menambahkan.