Chelsea mencatatkan rekor buruk bersejarah setelah menelan kekalahan telak 0-3 dari Brighton & Hove Albion pada pekan ke-34 Liga Inggris, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB. Hasil negatif di Amex Stadium tersebut memperpanjang tren kegagalan The Blues di bawah asuhan manajer Liam Rosenior.
Kekalahan ini menjadi yang kelima kalinya secara berturut-turut bagi Chelsea di kompetisi domestik tanpa berhasil menyarangkan satu gol pun ke gawang lawan. Dilansir dari Detik Sport, klub asal London Barat tersebut tercatat kebobolan 11 kali sepanjang periode buruk tersebut.
Catatan statistik ini mengulang memori kelam klub pada tahun 1912, saat Chelsea juga mengalami lima kekalahan beruntun tanpa mencetak gol. Peristiwa tersebut bertepatan dengan tahun tenggelamnya kapal Titanic di Samudra Atlantik, menjadikannya rekor terburuk dalam lebih dari satu abad.
Performa tim di bawah kendali Liam Rosenior kini menjadi pusat perhatian publik setelah menggantikan Enzo Maresca pada Januari 2026. Rosenior telah mencatat 6 kekalahan dari 13 pertandingan liga, melampaui catatan Maresca yang hanya kalah 5 kali dari 19 laga awal musim ini.
Manajer Chelsea, Liam Rosenior, mengakui bahwa penampilan anak asuhnya berada di bawah standar yang ditetapkan klub. Ia menyoroti kurangnya intensitas dan energi yang ditunjukkan oleh para pemain di lapangan hijau selama pertandingan berlangsung.
"Jauh dari level yang diharapkan, bahkan taktik, tekel, duel, intensitas, semangat, energi, gairah semuanya kurang dan itulah alasan kami kalah," kata Rosenior, dilansir dari BBC.
Pelatih asal Inggris tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak ingin mencari alasan atas rentetan hasil negatif yang menimpa timnya. Ia menyatakan tanggung jawab atas kemerosotan performa ini berada di pundak seluruh elemen tim yang terlibat.
"Mengapa ini terjadi? Saya punya ide sendiri, saya di sini bukan untuk membuat alasan. Ini tidak dapat diterima dari semua orang yang terlibat, termasuk saya. Itu harus berubah," ujar Rosenior.
Akibat hasil ini, posisi Chelsea di klasemen sementara Premier League melorot ke urutan ketujuh dengan koleksi 48 poin. Sebaliknya, Brighton & Hove Albion berhasil naik ke posisi keenam dengan raihan 50 poin setelah mengamankan kemenangan di kandang sendiri.