Chelsea memastikan diri melaju ke babak final Piala FA 2025/2026 setelah menundukkan Leeds United dengan skor tipis 1-0 di Stadion Wembley pada Minggu (26/4/2026) malam WIB. Kemenangan skuat asuhan The Blues ini ditentukan melalui gol semata wayang yang dicetak oleh gelandang asal Argentina, Enzo Fernandez.
Keberhasilan menembus partai puncak turnamen domestik ini menjadi peluang krusial bagi klub asal London Barat tersebut untuk mengamankan trofi musim ini. Dilansir dari Detik Sport, Chelsea dijadwalkan akan menghadapi Manchester City dalam laga final untuk memperebutkan gelar juara.
Statistik menunjukkan peran dominan Enzo Fernandez yang telah mencatatkan 49 penampilan di semua kompetisi sepanjang musim ini. Pemain yang didatangkan dari Benfica tersebut memberikan kontribusi nyata bagi kemenangan tim dalam 22 pertandingan, dengan torehan 13 gol dan enam assist.
Ketergantungan tinggi Chelsea terhadap sosok gelandang berusia 25 tahun itu menjadi sorotan mantan penjaga gawang Premier League, Robert Green. Menurut pengamatannya, pola permainan tim sangat ditentukan oleh pergerakan dan kendali yang diberikan oleh Fernandez di lini tengah.
"Mereka adalah produk dari sistem tempat mereka bernaung dan dari sepakbola era modern. Ini memang buruk, tetapi mereka memegang kendali penuh, dan hal itu tercermin pada sosok [Enzo] Fernandez-dia mendikte permainan, semua cara main mereka bergantung padanya," kata Green seperti dikabarkan oleh BBC.
Mantan kiper tersebut menilai bahwa kondisi tim yang terlalu terpusat pada satu individu dapat memberikan dampak yang kurang ideal bagi stabilitas jangka panjang klub. Namun, ia tidak menampik bahwa pengaruh besar sang pemain menjadi kunci utama keberhasilan tim mencapai babak final tahun ini.
"Kondisi seperti itu tidak sehat bagi sebuah klub sepakbola, tetapi bagi Chelsea, hal itulah yang membawa mereka ke final. Beri pemain sedikit peluang, maka mereka akan melunjak," kata dia menambahkan.
Pertandingan final mendatang menjadi ajang pembuktian bagi Chelsea dalam upaya mereka menyelamatkan musim kompetisi 2025/2026. Laga melawan Manchester City tersebut akan menjadi penentu apakah strategi yang bertumpu pada lini tengah ini mampu menghasilkan gelar juara.